Matthijs de Ligt Sedih Teken Kontrak Juventus

Matthijs de Ligt Sedih Teken Kontrak Juventus

Gilabola.com – Matthijs de Ligt mendadak sedih setelah teken kontrak di klub Liga Italia, Juventus. Ia langsung teringat klub lamanya, Ajax Amsterdam.

Matthijs de Ligt memang bahagia bisa teken kontrak di klub sebesar Juventus, namun dirinya masih perlu waktu untuk move on dari Ajax Amsterdam. Hal tersebut dilaporkan Tribal Football sedikit banyak masih ia pikirkan saat ini.

“Gila, saya sudah bermain selama 10 tahun di sektor pemuda dan tiga di tim utama, tapi sayangnya saya harus mengambil langkah maju sekarang,” ujar pemain berusia 19 tahun itu melalui saluran televisi Ajax TV.

“Saya sejak dulu selalu terpesona oleh seni pertahanan gelaran Italia. Saya melihat banyak pemain Italia seperti Maldini, Baresi, Nesta, Cannavaro, Scirea… saya bisa terus menyebutkan nama-nama lainnya.”

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Saya benar-benar jatuh cinta dengan bagaimana klub Italia menjaga pertahanan mereka. Bagi saya, tetap saja sedih rasanya untuk meninggalkan Ajax. Saya sudah mengalami saat-saat indah dan sangat jelek juga di sana.”

Juventus lebih kuat dengan kedatangan Matthijs de Ligt

“Rasanya perjalanan saya jadi seperti berada di rollercoaster yang selalu naik dan turun, tetapi selalu ada waktu dalam hidup kita ketika kita harus memilih jalan untuk berpisah. Saya akan merindukan semua orang di sana, tetapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan kita,” pungkasnya.

Sang pemuda bisa cepat melupakan Ajax jika musim baru resmi digelar dengan banyaknya pertandingan yang harus ia hadapi. Sang pemain harus membuktikan kemampuannya sebagai pemain ketiga termahal yang dimiliki oleh kubu Nyonya Tuwir.

Pemain yang masuk nominasi Golden Boy 2019 itu memang masih belum semahal Cristiano Ronaldo yang Juve datangkan dengan dana Euro 105.000.000 tahun 2018 silam. Kemudian menyusul Gonzalo Higuain yang punya label Euro 90.000.000.

Meski kalah mahal, namun kedatangan De Light membuat Juve semakin kuat dan ditakuti. Bisa bertanding dengan CR7 yang menjadi idolanya juga bisa membantunya move on dari Ajax. Lantas, apakah mereka akan juara lintas kompetisi musim ini?