Mattia Perin Akui Tak Sanggup Menolak Lamaran Juventus

Mattia Perin dengan jujur mengakui jika dirinya tak sanggup menolak lamaran klub raksasa Liga Italia, Juventus. Perkuat kubu Bianconeri ia nilai merupakan kesempatan hanya sekali dalam seumur hidupnya.
Berita Terkini - Mattia Perin dengan jujur mengakui jika dirinya tak sanggup menolak lamaran klub raksasa Liga Italia, Juventus. Perkuat kubu Bianconeri ia nilai merupakan kesempatan hanya sekali dalam seumur hidupnya.

Berita Terbaru – Mattia Perin dengan jujur mengakui jika dirinya tak sanggup menolak lamaran klub raksasa Liga Italia, Juventus. Perkuat kubu Bianconeri ia nilai merupakan kesempatan hanya sekali dalam seumur hidupnya.

Juventus sendiri sudah resmi mendapatkan Mattia Perin (25 tahun) pada Jumat (08/06/2018) waktu setempat, usai merampungkan tes medis. Sang kiper jagoan dibeli dari Genoa dengan harga 12 juta euro atau setara Rp 196 miliar, yang akan dicicil perlahan dengan sabar selama tiga tahun. Jumlah itu akan meningkat 3 juta euro jika performa Perin terus meningkat.

Kubu Juve sendiri sudah buru-buru mengincar Perin sejak Gianluigi Buffon memutuskan jadi juga pergi dari Juventus. Sadar yang datang bukan klub ecek-ecek, Perin lantas mengaku sulit menolak Juve saat diberitahu agennya.

“Saya ini orang yang punya antusiasme tinggi, saya datang ke sini dengan segala rendah hati, dan banyak belajar juga, tetapi saya berharap bisa membantu tim dan berkontribusi saat dimainkan nantinya,” ujar Perin melalui Football Italia.

Advertisement

“Juventus sudah menunjukkan minat yang sangat kuat dan pada saat mereka menghubungi agen saya, saya sama sekali tidak sanggup untuk menolaknya. Gilak, ini adalah peluang yang cuma ada sekali dalam hidup dan saya tidak bisa mengatakan tidak pada Juventus,” sambungnya lagi dengan bangga.

“Saya sekarang merasa siap. Saya memang sempat mengalami masa-masa sulit yang membuat saya mencari keseimbangan dalam diri saya, untuk tumbuh dan menjadi seorang pria sejati tentunya. Saya pikir saya tiba di sini pada usia yang tepat ya,” pungkasnya yang memang sempat harus dibuat pusing dengan masa penyembuhan cedera yang lama.