Maurizio Sarri Kritik Awal Lambat Napoli

maurizio-sarri

Meskipun Napoli mengklaim satu gol di Etihad, manajer mereka frustrasi karena permainan awal mereka yang mengerikan di laga Liga Champions.

Maurizio Sarri memang mengaku jika dirinya tak mengerti dengan awal lambat Napoli dalam kekalahan di Liga Champions di kandang Manchester City saat pemimpin klasemen Serie A itu tertinggal dua gol hanya dalam 13 menit.

Raheem Sterling mencetak gol pembuka dan Gabriel Jesus menambahkan gol kedua saat City tampil dominan di awal laga di Stadion Etihad.

Dries Mertens melewatkan peluang penalti di babak pertama, dan Napoli jauh meningkat setelah jeda untuk bertarung memperebutkan puncak klasemen Grup F.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Dan skuad asuhan Sarri akhrinya bisa memperkecil ketertinggalan saat Amadou Diawara mengubah tendangan penalti kedua, namun pelatih tersebut kecewa dengan bagaimana timnya memberikan terlalu banyak ruang di babak pertama.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di 30 menit pertama,” katanya. “Kami memberi terlalu banyak ruang kepada tim yang mematikan dan mereka menghukum kami.”

“Kami sangat buruk, tapi kami bermain sangat baik untuk sisa pertandingan. Bermain di level yang sama di kandang Manchester City selama lebih dari satu jam sudah menjadi sesuatu yang baik.”

“Kami berhasil melawan mereka dan tidak banyak tim saat ini yang dapat kembali seperti yang kami lakukan dan menyebabkan kesulitan bagi Man City.”

“Kami menyesali fakta bahwa kami melewatkan penalti pertama, tapi kami tahu sekarang bahwa kami berada di jalur yang benar untuk bisa bersaing di Eropa juga.”

Meski Napoli nyaris mengklaim satu poin, Mertens masih frustrasi mengenai peluang babak pertama yang terlewatkan.

“Kami telah membuktikan bahwa kami bisa bermain di level ini, tapi kami sangat marah – terutama karena kami tidak berhasil memainkan permainan biasa kami pada tahap awal dan karena kami melewatkan peluang bagus di kemudian hari,” katanya.

“Saya gagal penalti dan saya memiliki kesempatan bagus lainnya. Saya seharusnya mencetak gol.”