Maurizio Sarri Tegaskan Siapa Bos Juventus, Ronaldo Sakit Hati

Maurizio Sarri Tegaskan Siapa Bos Juventus, Ronaldo Sakit Hati

Maurizio Sarri menegaskan siapa bos Juventus yang sebenarnya dengan menarik keluar CR7. Hal itu membuat Cristiano Ronaldo sakit hati.

Pelatih anyar Juventus Maurizio Sarri coba menancapkan pengaruhnya sebagai penguasa Bianconeri dengan menarik keluar bintang terbesar mereka, Cristiano Ronaldo, pada laga Juventus vs Tottenham Hotspur di National Stadium Singapura hari Minggu (21/7).

Namun ternyata hal tersebut tidak bisa diterima dengan baik oleh Ronaldo, yang tanpa ragu-ragu dan dengan sedikit saja rasa hormat meluapkan perasaan sakit hati di pinggir lapangan pada laga tadi malam. Kita beruntung kamera memiliki cuplikan adegan langka tersebut. Lihat.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Ronaldo ditarik keluar oleh Sarri segera setelah ia mencetak gol bagi Juventus di menit 60 pertandingan International Champions Cup 2019 melawan Tottenham Hotspur tadi malam di Singapura. Hal ini tampaknya tak bisa diterima secara baik oleh mantan pemain Real Madrid tersebut.

Saat berjalan keluar lapangan, sang bintang Portugal membalas salam seorang staf Juventus dan setelah itu menyalami Maurizio Sarri. Tapi lihat setelahnya. Ia membisikkan sesuatu ke telinga sang pelatih yang segera dibalas dengan komentar lain dan dari bahasa tubuh Sarri terlihat ini bukan percakapan yang menyenangkan.

Ronaldo mungkin akan lebih marah lagi setelah melihat kekalahan Juventus 2-3 di tangan Tottenham melalui gol Harry Kane di masa injury time. Lucas Moura mencuri bola dari mantan rekannya di PSG, Adrien Rabiot, dan kemudian mengoperkannya ke Kane, yang melepaskan tendangan menakjubkan langsung ke gawang kiper Polandia yang namanya-sulit-ditulis-dan-disebut itu, Wojciech Szczesny.

Saat Ronaldo mencetak gol, Boanconeri unggul 2-1 setelah gol menit 31 oleh Erik Lamela dibalas Gonzalo Higuain di awal babak kedua. Namun beberapa saat setelah Ronaldo ditarik keluar, Lucas Moura membalaskan skor menjadi 2-2 dan kemudian terjadilah bencana oleh Harry Kane tadi.

Musim yang baru ini adalah musim kedua Ronaldo di Turin. Sementara itu ini akan menjadi musim pertama Sarri. Sang mantan pelatih Napoli dan Chelsea itu sudah berjanji akan menjadikan Ronaldo sebagai pemain dengan perolehan gol tertinggi dalam satu musim, mengalahkan Gonzalo Higuain yang pernah mengukir rekor itu selama di Napoli.