Mengintip Profil Fode Ballo-Toure, Bek Kiri Baru AC Milan Senilai 137 Milyar

Gilabola.com – AC Milan bisa membayar hingga Rp 137 Milyar ke AS Monaco untuk bek kiri Fode Ballo-Toure, seorang pemain muda yang menggambarkan sepak bola dan karate sebagai anugrahnya.

Runner up Serie A musim lalu AC Milan menyelesaikan rekrutan ketiganya di musim panas ini usai menyelesaikan transfer Fode Ballo-Toure dengan mahar Rp 68,5 Milyar sebagai pembayaran awal dan bonus terkait kinerja yang juga bisa mencapai Rp 68,5 Milyar.

Sebelumnya Rossoneri sudah menyelesaikan transfer untuk Mike Maignan dari LOSC Lille senilai Rp 226 Milyar dan Olivier Giroud dari Chelsea senilai Rp 17 Milyar, belum termasuk bonus terkait kinerja.

Advertisement

Lantas siapa Fode Ballo-Toure yang namanya belum begitu populer seperti rekrutan Milan lain? Pemain berusia 24 tahun itu lahir dan besar di Prancis, tetapi setelah mewakili Les Bleus di level U-16 dan U-21, dia beralih kesetiaan ke Senegal, mendapatkan caps pertamanya pada Maret 2021.

Fode Ballo-Toure selalu tertarik pada olahraga, menjelaskan pada tahun 2018 bahwa ia adalah kepribadian yang ‘berapi-api’, tetapi menemukan sepak bola dan karate sebagai pengaruh yang ‘menenangkan’.

Ketika bergabung dengan akademi Paris Saint-Germain pada usia 13 tahun, ia masih menjadi pemain sayap kiri ofensif sebelum perannya diubah menjadi bek kiri, berharap dapat memanfaatkan kecepatannya yang luar biasa untuk berlari ke ruang kosong.

Sangat mudah untuk melihat mengapa dia dipilih oleh Milan sebagai alternatif untuk Theo Hernandez, bek kiri lain yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyerang daripada bertahan.

Kontraknya dengan PSG berakhir pada Juni 2017 dan dia kemudian menandatangani kontrak dengan Lille, meskipun ada kontroversi dan penyelidikan dari LFP yang mengakibatkan denda Rp 256 juta untuk LOSC. Monaco kemudian membayar Rp 188 Milyar plus bonus untuk menandatangani kontrak dengan Ballo-Toure pada Januari 2019 dan dia kemudian menyumbangkan lima assist dalam 29 pertandingan kompetitif musim lalu.

Hanya saja soal kualitas memang pemain 24 tahun itu belum sebanding dengan Theo Hernandez, karena tidak pernah mencetak gol dalam 108 penampilan Ligue 1. Sebagai perbandingan, Theo mencetak delapan gol dan delapan assist dalam 45 pertandingan kompetitifnya untuk Milan musim lalu.