Mourinho Bertekad Berikan Trofi untuk Fans Roma

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho datang ke Stadio Olimpico tak hanya sekedar menangani tim saja. Akan tetapi, ia berambisi untuk memberikan sebuah gelar untuk i Lupi.

Setelah terdepak dari Tottenham Hotspur pada bulan April, pelatih sepak bola asal Portugal tak menganggur lama. Sebab, ia langsung mendapatkan tawaran melatih AS Roma untuk menggantikan Paulo Fonseca yang dianggap gagal mengangkat performa tim papan atas Liga Italia.

Namun, Jose Mourinho baru resmi membesut Lorenzo Pellegrini dan kolega pada awal musim 2021/22. Eks juru taktik Manchester United dan Chelsea pun seperti biasanya mendepak pemain yang ia tak sukai. Hasilnya, nama-nama seperti Edin Dzeko hingga Pedro Rodriguez harus meninggalkan AS Roma.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sementara itu, Mou mendatangkan sejumlah nama-nama anyar mulai dari Rui Patricio, Eldor Shomurodov, Matias Vina hingga Tammy Abraham. Pemain yang diboyong pun bisa dibilang sejauh ini memberikan dampak yang positif dan membantu i Giallorossi bersaing di Liga Italia dengan menempati urutan keempat klasemen Serie A sebelum jeda internasional.

Di sisi lain, AS Roma sudah puasa gelar cukup lama. Terakhir rival abadi Lazio memenangkan Liga Italia pada 2001 dan hal itulah yang mau diubah oleh Jose Mourinho.

Bicara kepada Esquire magazine, Mou mengatakan jika ia ingin memberikan trofi untuk AS Roma. Ia menjelaskan sebuah klub sepak bola hidup dengan gelar dan itu akan memicu semangat para fans.

Ia juga menjelaskan di AS Roma bisa dicintai lebih dari piala. Namun, sebuah kemenangan satu-satunya yang hilang di timnya dan Jose Mourinho sedang membangun proyek tersebut. Jika ia mampu melakukannya akan sempurna. Jika dirinya gagal, ia menilai tetap sudah berikan yang terbaik.

Selain itu, pelatih sepak bola berusia 58 tahun juga menyebutkan tak kaget dengan semangat besar di AS Roma. Pasalnya, ia pernah latih tim Italia lain dan kerap bertemu i Lupi dalam laga resmi.

Jose Mourinho di Liga Italia punya catatan yang bagus. Pasalnya, ketika menangani Inter Milan mampu meraih treble winner dengan memenangkan trofi Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions musim 2009/2010.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO