Mourinho Kembali ke Italia Sebagai Kabar Baik

Gila Bola – Eks Napoli, Bruno Giordano menilai hadirnya Jose Mourinho ke Serie A akan menjadi pesan yang bagus untuk sepak bola Liga Italia.

Pelatih berpaspor Portugal sebelumnya menangani Tottenham Hotspur. Namun, karier kepelatihannya bersama klub sepa bola asal London Utara terbilang singkat. Dia pun secara resmi dipecat oleh Spurs pada 19 April 2021. Hal tersebut karena hasil klub yang kurang memuaskan di liga dan ajang lain.

Akan tetapi, dengan pengalamannya dalam melatih Jose Mourinho tak perlu menganggur lama. Sebab, AS Roma mengonfirmasi mereka tidak akan memperpanjang masa kerja Paulo Fonseca. Sebagai gantinya, mulai musim 2021/222 mendatang mereka mempercayakan eks juru taktik Chelsea itu menangani Edin Dzeko dan kolega. Selain itu, ia mendapatkan kontrak selama 3 musim.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Menariknya, Mou sebelumnya pernah menangani Inter Milan. Bahkan bersama raksasa Liga Italia itu memiliki catatan yang bagus di mana mampu memenangkan tiga trofi sekaligus pada musim 2019/2020 di antaranya Serie A, Liga Champions dan Coppa Italia.

Di sisi lain, kembalinya Jose Mourinho akan menghidupkan kembali rivalitasnya dengan Antonio Conte. Bahkan keduanya sempat memanas ketika sama-sama menangani klub Liga Inggris.

Kendati demikian, Bruno Giordano merasa kembalinya eks juru taktik Spurs akan membuat sepak bola di Italia lebih baik.

Berbicara kepada Tutto Mercato, Bruno Giordano yang pernah bermain untul Lazio itu mengatakan datangnya Jose Mourinho ke Serie A merupakan kabar yang bagus untuk sepak bola di Italia. Menurutnya, akan salah jika meragukannya.

Menurutnya, setiap pelatih sepak bola bisa mengalami dua musim yang negatif bersama klub yang ditanganinya. Namun, Mou ingin memberikan yang terbaik seperti yang diharapkan petinggi klub AS Roma.

Bruno Giordano menyebutkan Jose Mourinho pernah memiliki karier yang kurang bagus di Manchester United dan Tottenham Hotspur sebagai juru taktik. Tapi ia menilai kesalahan bisa dlakukan oleh siapa pun bahkan lebih buruk. Namun, adanya pelatih berusia 58 tahun akan memberikan kabar yang bagus di Italia.

AHABET
AHABET