Mourinho Salahkan Wasit dan VAR Sebagai Penyebab Kekalahan Roma dari Lazio

AS Roma menelah kekalahan pahit dari Lazio 3-2 di derby della capitale dan pelatih I Giallorossi, Jose Mourinho memilih menumpahkan kesalahan kepada performa dari wasit serta VAR.

Bertanding dalam laga penuh gengsi melawan rival sekota mereka Lazio, AS Roma harus pulang dengan kekecewaan setelah menelah kekalahan 3-2. Hasil tersebut membuat tim besutan Mourinho harus menelan kekelahan kedua mereka musim ini dalam tiga laga terakhir setelah sebelumnya sempat ditundukkan Hellas Verona juga dengan skor yang sama.

Kekalahan dari rival sekota mereka tersebut tentu sebuah hasil yang mengecewakan, termasuk untuk Mourinho yang merasa timnya tampil lebih baik dari lawannya. Berbicara kepada DAZN bahwa dia sebenarnya puas dengan kualitas permainan tersebut karena kedua tim mampu memperlihatkan permainan menyerang yang baik sejak menit awal.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tetapi pelatih berjuluk The Special One itu masih mengeluhkan kepemimpinan wasit serta VAR yang menurutnya kurang baik dan menjadi biak kerok dari kekalahan timnya. Menurut Mourinho hasil akhir dari laga tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor pengadil lapangan serta pengataman dari teknologi video dalam sepak bola tersebut.

Mourinho merasa gol kedua dari Lazio seharusya tidak diperbolehkan terjadi dan gelandang lazio, Lucas Leiva seharusnya memperoleh kartu kuning kedua dan membuat mereka bermain dengan 10 pemain. Bagi pelatih asal Portugal itu kejadian-kejadian tersebut akan merubah situasi serta jalannya pertandingan, karena itulah baginya faktor wasit lebih berperan dalam mempengaruhi hasil.

Menurut sang taktisi Roma sebenarnya tampil lebih baik dari lawan mereka, mendominasi laga dan memberikan banyak kesulitan bagi Lazio. Meskipun mengakui jika sampai kebobolan hingga tiga gol tentu ada kesalahan yang dibuat, namun bagi Mourinho hal tersebut sangat wajar karena situasi yang berkembang di lapangan.

Mourinho sendiri juga mengaku tidak khawatir dengan kesalahan-kesalahan yang dibuat timnya di lini belakang, karena baginya yang terpenting adalah anak asuhnya bereaksi dengan positif dalam situasi sulit. Dia mengaku puas melihat bahwa Roma tetap berusaha memenangkan laga tersebut hingga akhir, meskipun memang berada dalam kondisi yang tidak mudah karena mereka harus mengejar pertandingan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO