Mulai Bersinar, Juventus Malah Berpeluang Jual Matthijs de Ligt di Musim Panas

Juventus masih berpeluang melepas pemain bintangnya, Matthijs de Ligt, di musim panas mendatang.

Gila Bola – Menyusul karirnya yang dipenuhi pasang-surut selama dua musim, Matthijs de Ligt akhirnya berhasil mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia di musim ketiganya di Turin.

Si Nyonya Tua sempat mengejutkan saat mereka gelontorkan dana besar untuk mantan kapten Ajax tersebut di musim panas 2019, ketika dia masih berusia 19 tahun saat itu.

Dengan Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini yang harus berjuang hadapi kondisi tak bugar, bek asal Belanda itu berangsur-angsur mulai menjadi andalan di lini belakang Juventus.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Namun, di saat suporter Bianconeri ingin melihat De Ligt terus berkarir di Turin hingga bertahun-tahun mendatang, Juve malah tetap berpeluang melepasnya di bursa transfer mendatang. Diungkapkan Gazzetta dello Sport, seperti yang dilansir JuveFC.com via JuventusNews24, kemungkinan akan dijualnya De Ligt tetap dipertimbangkan Juve.

Bek tengah 22 tahun itu menjadi salah satu dari aset terbesar Juve saat ini. Namun, kontraknya sudah akan berakhir di tahun 2024.

Karena itulah, musim panas mendatang akan menjadi kesempatan terakhir Juventus untuk datangkan dana besar dari penjualannya, dan menginvestasikan kembali dananya untuk memperkuat tim.

Idealnya, Juve harusnya sodorkan kesepakatan baru untuk De Ligt dan mempertahankannya bertahun-tahun mendatang.

Namun De Ligt – yang merupakan klien super-agen, Mino Raiola, belakangan telah didorong untuk tinggalkan Juve secara bebas transfer, seperti halnya Paul Pogba dan Gianluigi Donnarumma.

Dengan demikian akan sangat penting bagi manajemen Juventus untuk tahu rencana bek internasional Belanda tersebut di masa depan, sehingga klub bisa lebih mudah menyusun rencana.

De Ligt gabung Bianconeri dengan kontrak lima tahun, dan memulai debutnya saat Juve menang 4-3 atas Napoli di ajang Serie A pada 31 Agustus. Lalu, ia mencetak gol pertamanya untuk klub Turin itu saat mereka menang 1-0 atas Torino dalam Derby della Mole pada 3 November 2019.

De Ligt yang sempat bermain sebagai gelandang serang saat ia masih kanak-kanak, tetap dianggap para pakar sebagai salah satu pemain mud dengan prospek paling cerah di dunia sepakbola. Hal ini dibuktikan lewat keberhasilannya meraih penghargaan Golden Boy 2018, yang memang diperuntukkan kepada pemain muda yang tampil mengesankan di sepak bola Eropa.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaStriker Everton Bakal Hengkang, Frank Lampard Beri Tanggapan
SelanjutnyaJelang Akhir Musim, Torino Dibuat Khawatir Andrea Belotti