
Gilabola.com – Napoli berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-1 lewat gol Antonio Vergara, Miguel Gutiérrez, dan Manor Solomon dalam laga yang kembali menunjukkan rapuhnya pertahanan La Viola, meski sempat mencoba bangkit di babak kedua.
Laga ini berakhir dengan kemenangan Napoli 2-1 atas Fiorentina. Vergara membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-11 setelah menerima assist dari Alex Meret. Fiorentina sempat menyamakan kedudukan melalui gol Miguel Gutiérrez pada menit ke-49 berkat umpan Vergara, sebelum Manor Solomon memastikan kemenangan Napoli pada menit ke-58.
Dalam pertandingan ini, kartu kuning diberikan kepada Alessandro Buongiorno pada menit ke-54, sementara Giovanni Fabbian mendapat peringatan pada menit ke-44.
Antonio Conte menurunkan susunan pemain andalannya dengan mengandalkan duet Scott McTominay dan Stanislav Lobotka di lini tengah, yang selama sebulan terakhir tampil penuh hampir di setiap laga. Di sisi lain, Paolo Vanoli memilih formasi dengan gelandang serang Marco Brescianini dan Giovanni Fabbian di belakang Nicolò Fagioli, serta memasang Roberto Piccoli yang secara mengejutkan pulih tepat waktu.
Seperti yang telah diketahui, laga ini berlangsung tanpa kehadiran suporter tandang. Namun, presiden Fiorentina Giuseppe Commisso tetap hadir menyaksikan laga tandang pertamanya sejak menjabat.
Dominasi Napoli Sejak Babak Pertama
Napoli langsung menguasai permainan sejak awal pertandingan dan memaksa Fiorentina bertahan di area sendiri. Tekanan tersebut membuahkan hasil lewat gol memalukan bagi lini belakang Viola.
Alex Meret mengirimkan bola panjang lurus ke tengah. Marin Pongračić dan Rasmus Højlund gagal mengantisipasi bola tersebut, sementara Antonio Vergara lolos tanpa kawalan dan dengan mudah menaklukkan kiper dalam situasi satu lawan satu.
Tak lama berselang, Napoli hampir menggandakan keunggulan lewat kemelut di depan gawang yang melibatkan Højlund, McTominay, Pietro Comuzzo, dan David de Gea, tetapi peluang itu gagal dimaksimalkan.
Fiorentina sempat memberi ancaman melalui sundulan Roberto Piccoli yang ditepis Meret ke tiang gawang, sebelum kiper Napoli itu kembali menggagalkan peluang Albert Guðmundsson dari jarak dekat. Namun secara keseluruhan, Viola kesulitan keluar dari tekanan.
Babak Kedua dan Asa yang Kembali Padam
Meski tertinggal, Fiorentina mencoba bertahan rapi di awal babak kedua. Namun, strategi tersebut langsung runtuh ketika Miguel Gutiérrez mencetak gol indah dari sudut sempit. David de Gea dinilai seharusnya bisa berbuat lebih banyak, meski gol tersebut tetap terlihat spektakuler.
Gol kedua Napoli membuat peluang Fiorentina semakin menipis. Meski demikian, Dodô sempat menciptakan peluang berbahaya setelah melewati dua pemain lawan dan memberi umpan kepada Piccoli. Tembakan Piccoli berhasil ditepis Meret, tetapi bola rebound disambar Manor Solomon untuk mencetak gol pertamanya bersama Fiorentina.
Gol Solomon memberi harapan bagi tim tamu. Fiorentina kembali menciptakan beberapa peluang, termasuk lewat Moise Kean. Namun, peluang emas kembali terbuang ketika Kean melepaskan tembakan melebar di menit-menit akhir usai menerima umpan luar biasa dari Fagioli.
Sementara itu, Napoli tetap mampu menciptakan peluang tambahan sambil mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.
Analisa Pertandingan
Lini pertahanan Fiorentina kembali menjadi sorotan utama setelah kesalahan fatal pada gol pertama. Marin Pongračić dan Pietro Comuzzo dinilai paling bertanggung jawab atas situasi tersebut, yang semakin memperkuat kebutuhan klub untuk mendatangkan bek tengah baru.
Albert Guðmundsson juga kembali mendapat kritik. Meski memiliki kualitas teknis yang baik, ia dinilai kurang dalam aspek fisik dan mentalitas. Perannya dianggap belum sejalan dengan kebutuhan tim.
Keputusan Vanoli mengubah formasi menjadi tiga bek di 20 menit terakhir dinilai cukup masuk akal. Penambahan bek tengah untuk meredam pergerakan Højlund dan penyerang tambahan untuk menyambut umpan panjang dianggap tepat, meski tidak membuahkan hasil.
Peran Robin Gosens juga menjadi perhatian. Bermain terlalu defensif membuat kontribusinya di kotak penalti berkurang. Situasi ini diperparah oleh minimnya bantuan bertahan dari Guðmundsson, sehingga keseimbangan tim terus terganggu.
Sementara itu, performa Roberto Piccoli kembali menjadi bahan pembicaraan tersendiri.
Situasi Klasemen dan Agenda Berikutnya
Dengan hasil ini, Fiorentina masih tertahan di 17 poin dan berada satu poin di belakang Lecce yang menempati posisi ke-17. Lecce masih akan bertanding melawan Torino, sementara Hellas Verona berpeluang menyamai perolehan poin Viola jika menang atas Cagliari.
Fiorentina selanjutnya akan menghadapi Torino pekan depan, lalu bertandang ke markas Como. Salah satu dari dua laga tersebut dinilai wajib dimenangkan, terutama karena setelah itu mereka akan menghadapi playoff Conference League melawan Jagiellonia Białystok yang mengapit Derby Toscana kontra Pisa.
Di tengah jadwal padat tersebut, bursa transfer juga akan segera ditutup. Meski masih ada peluang mendatangkan pemain baru, kondisi tim saat ini dinilai belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!