Pelatih AC Milan Mengaku Waswas akan Ancaman dari Fiorentina

Gila Bola – Pelatih kepala AC Milan, Stefan Pioli mengaku waswas dengan laga akhir pekan menghadapi Fiorentina, karena terjadi pada situasi yang kurang menguntungkan bagi skuad Merah Hitam.

Kandas di kancah Liga Europa, AC Milan kini hanya tinggal fokus di Serie A dan pastinya akan berusha terus memangkas jarak mereka dengan pemuncak klasemen Inter Milan. Akhir pekan ini adalah kesempatan yang bagus untuk memberikan tekanan kepada rival sekota mereka, mengingat Inter tidak akan bertanding karena adanya kasus Covid-19.

Namun, Milan sendiri akan menghadapi laga yang tidak mudah karena akan berhadapan dengan Fiorentina di Artemio Franchi. Meskipun performa mereka secara keseluruhan musim ini kurang meyakinkan, tetapi pada beberapa pertandingan terakhir, tim besutan Cesare Prandelli menunjukkan tren yang positif.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Kondisi tersebut membuat laga akhir pekan nanti menurut pelatih Milan, Stefano Pioli tidak akan berjalan dengan mudah dan malahan cukup rumit bagi anak asuhnya. Selain karena sedang meningkatnya performa dari La Viola, menurut Pioli timnya datang ke Florence tidak dalam kondisi terbaik karena faktor cedera dan jadwal yang padat.

Berbicara pada konferensi pers yang dilansir Football Italia, bagi Pioli partai menghadapi La Viola nanti bisa menjadi laga tersulit timnya pada sisa partai Serie A yang ada. Hal itu dikarenakan bahwa sang pelatih yakin setelah jeda internasional, para pemainnya akan bisa kembali ke kondisi terbaik mereka.

Namun, Pioli tetap menjamin bahwa Milan akan tetap memberikan yang terbaik saat menghadapi Fiorentina nanti dan akan berusaha mengincar tiga angka penuh. Meski tidak berada dalam kondisi terbaik, tetapi kepercayaan diri pada punggawa skuad Merah Hitam justru disebut masih sangat bagus karena mampu menampilkan permainan baik di Liga Europa meskipun harus kandas dari Manchester United.

Satu hal yang ingin diperbaiki oleh Pioli pada laga menghadapi Fiorentina adalah ketajaman timnya di lini depan. Menurut sang taktisi di Liga Europa, mereka sering gagal menunjukkan kualitas terbaik di kotak penalti lawan dan dia ingin agar hal tersebut bisa diperbaiki oleh timnya.