Pelatih Inter Milan Peringatkan Milan Skriniar Tak Bisa Dibeli

Pelatih Inter Milan Peringatkan Milan Skriniar Tak Bisa Dibeli

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, memperingatkan Manchester United, Barcelona dan PSG bahwa bek andalannya, Milan Skriniar, ‘sangat berharga dan tak ada yang mampu membelinya’.

Saat ini, pemain Inter Milan asal Slovakia tersebut, Milan Skriniar, memang tengah jadi incaran banyak klub papan atas Eropa. Apalagi bek tangguh itu baru akan berusia 24 tahun pada bulan depan.

Inter Milan sebelumnya datangkan Milan Skriniar dari Sampdoria dengan transfer sebesar 34 juta Euro pada musim panas 2017. Sejak saat itu, nilai Skriniar langsung meroket seiring dengan penampilan apiknya bersama Nerazzurri.

“Tidak ada yang punya uang untuk membayar Skriniar. Dia tidak ternilai,” tegas Luciano Spalletti dalam konferensi pers.

Nasibnya Bertolak Belakang dengan Joao Miranda

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Dia tinggal di sini, karena tidak ada yang mampu membelinya,” tambah Luciano Spalletti yang mantan pelatih AS Roma tersebut.

Situasi Milan Skriniar ini berbeda untuk pemain internasional Brasil, Joao Miranda, yang dikabarkan ingin meninggalkan Giuseppe Meazza.

“Rumor seperti ini merusak Inter dan melemahkan klub. Jika Miranda memberi tahu siapapun bahwa dia ingin meninggalkan Inter, dia tidak pernah mengatakannya kepada saya. Setiap kali saya mainkan dia, Miranda juga telah bekerja dengan baik,” tandasnya.

Jadi Bidikan Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri

Skriniar sebelumnya diberitakan tengah jadi buruan tim-tim raksasa, termasuk Chelsea yang bersedia bersaing dengan Manchester United untuk dapatkan pemain itu. Namanya masuk dalam daftar belanja pelatih Maurizio Sarri, bahkan sejak dia menyusun rencana untuk tingkatkan empat pemain di lini belakang skuadnya.

Skriniar sebelumnya juga berada dalam radar Manchester United selama beberapa waktu. Selain butuh penyerang baru, Sarri juga ingin mengatasi masalah yang terus berkembang di lini belakang skuadnya, yang saat ini didominasi para pemain tua.