Pelatih Sassuolo Tuding Wasit Lakukan Kesalahan, Kiper Inter Harusnya Dikartu Merah

Penjaga gawang Inter Milan Samir Handanovic secara mengejutkan lolos dari hukuman kartu merah setelah dia menyikut Gregoire Defrel, sesuatu yang sangat mengecewakan bagi bos Sassuolo, Alessio Dionisius.

Pelatih Sassuolo Alessio Dionisi merasa wasit melakukan kesalahan atas insiden Samir Handanovic yang harusnya layak diganjar kartu merah dan menyebut itu akhirnya mengubah pertandingan untuk menguntungkan Inter Milan.

Neroverdi mendominasi babak pertama dan memimpin melalui penalti Domenico Berardi, tetapi marah menjelang turun minum ketika wasit dan VAR tidak mengambil tindakan atas kemungkinan kartu merah kiper veteran Slovenia itu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dalam rekaman ulang terlihat bagaimana Samir Handanovic secara keras menyikut Gregoire Defrel saat mencoba menghentikan serangan penyerang berusia 30 tahun itu di kotak penaltinya, sayangnya pengadil lapangan memilih untuk tidak mengambil tindakan apapun.

Pada akhirnya Inter Milan berhasil bangkit di babak kedua melalui Edin Dzeko yang mencetak gol penyeimbang hanya sekitar 30 detik setelah masuk dari bangku cadangan, dan Lautaro Martinez kemudian mengkonversi penalti menit ke-78 untuk mencetak gol kemenangan.

“Para pemain tentu saja sangat kecewa selama jeda atas insiden yang dilihat semua orang,” kata Alessio Dionisi kepada Sky Sport Italia. “Melihat rekaman itu lagi, itu hanya menegaskan kesan yang saya dapatkan dari touchline, yaitu bahwa itu adalah kartu merah.”

“Apa yang bisa saya katakan tentang itu adalah bahwa wasit melakukan kesalahan. Pelatih membuat kesalahan, pemain membuat kesalahan, begitu juga wasit. Jika kami bermain 11 lawan 10 di babak kedua, kami akan menang. Saya bertanya-tanya mengapa VAR terkadang seolah tidak ada dalam beberapa kesempatan. Saya lebih marah daripada yang terlihat sekarang, dan kami harus menerima kesalahan wasit tersebut. Sekarang kami berharap keberuntungan akan datang bagi kami juga di masa depan.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO