Pemain dan Staf AS Roma Ikhlas Gajinya Dipotong, Tanpa Syarat!

Pemain dan Staf AS Roma Ikhlas Gajinya Dipotong, Tanpa Syarat!

Gila Bola – Seluruh pemain dan staf AS Roma mengikhlaskan gajinya dipotong sampai akhir musim demi membantu situasi finansial klub yang tanpa pemasukan akibat wabah yang membayangi Eropa saat ini.

Wabah yang menyebar ke seluruh dunia ini membuat sektor ekonomi tidak berjalan, termasuk di dunia sepak bola karena segala kompetisi dihentikan demi mencegah kian meluasnya virus tersebut.

Tanpa adanya pemasukan dari uang tiket, hak siaran telvisi dan pencjualan merchandise maka beberapa klub terancam bangkrut. Namun ada pula pemain-pemain yang merelakan gajinya dipotong agar klub tetap berjalan dan tanpa ada pemutusan hubungan kerja pada para pegawai, seperti yang dilakukan skuad Atletico Madrid dan Barcelona.

Sementara itu para pemain Liga Inggris ditekan untuk merelakan pemotongan sebagian gaji dan saat ini masih dalam tahap negosiasi. Salah satunya Arsenal sepakat 12,5 persen gajinya dipotong, dengan syarat bakal dikembalikan pada musim depan dan meminta bonus-bonus lainnya.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sementara itu klub Liga Italia, AS Roma mengumumkan kerelaan para pemain dan staf  gajinya dipotong selama empat bulan guna membantu para pegawai klub yang tidak bekerja karena lockdown di negara tersebut.

“Para pemain skuad tim utama di bawah asuhan Paulo Fonseca dan stafnya telah mengikhlaskan gaji selama empat bulan untuk membantu klub mengatasi krisis ekonomi yang telah meluas di dunia sepak bola sejak pandemi meluas,” bunyi pernyataan resmi klub.

“Para pemain, pelatih dan staf kepelatihan telah sepakat membantu para pegawai klub yang masuk dalam program social safety net agar tetap mendapatkan gajinya secara penuh.”

Sementara itu petinggi AS Roma Guido Fienga memuji langkah para pemain dan staf kepelatihan yang mencerminkan visi klub.

“Kami selalu berbicara soal persatuan di Roma. Dan para pemain, pelatih dan staf kepelatihan merelakan gajinya dipotong sampai akhir musim guna membuktikan bahwa kami satu hati dalam menghadapi pandemi ini,” ucapnya.

“[Kapten tim] Edin Dzeko dan semua pemain serta Paulo [Fonseca] telah menunjukkan bahwa mereka paham apa arti klub ini dan kami pun ingin mengucapkan terima kasih atas gestur luar biasa ini terhadap para pegawai klub.”

Hal serupa pun dilakukan oleh Juventus, Parma dan Cagliari, dan pemotongan gaji ini direkomendasikan oleh otoritas Serie A tapi ditolak mentah-mentah oleh organisasi persatuan pemain.