Pemain Juventus Tidak Salahkan Klub Mengenai Pemotongan Gaji

Douglas Costa Mengaku Pemain Juve Tidak Menyalahkan Klub Mereka

Gilabola.com – Terpaksa mengambil kebijakan untuk melakukan pemotongan gaji, ternyata tindakan Juventus tersebut tidak disalahkan oleh para pemainnya.

I Bianconeri memang sudah mengumunkan bahwa mereka sudah mencapai kesepakatan dengan para pemain untuk melakukan pemotongan gaji selama wabah coronavirus ini. Klub raksasa Turin itu tidak ingin bertindak jujur dan adil dengan para pemain mengenai situasi keuangan tim yang terancam dengan terjadinya penundaan lama pada sepakbola saat ini.

Meskipun masalah gaji adalah hal yang bisa dibilang sensitif, namun para pemain Juve ternyata memang memahami kondisi yang ada dan tidak menyalahkan klub mereka. Hal tersebut diungkapkan gelandang serang Bianconeri asal Brazil, Douglas Costa dalam wawancaranya baru-baru ini dengan Esporte Interativo yang juga dikutip oleh Football Italia.

Menurut Costa, permasalahan gaji tersebut sudah didiskusikan oleh semua pihak, terutama diantara para pemain I Bianconeri. Sang pemain juga mengungkapkan bahwa dia dan rekan-rekannya paham akan situasi yang ada karena ini bukan kesalahan dari Juve dan hal ini juga terjadi pada klub-klub lainnya.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

“Masalah gaji adalah sesuatu yang rumit karena ketika anda meminta uang dari pemain, dia tidak akan menerima begitu saja,” ungkap Costa.

“Kita mendiskusikan semua satu sama lain, dan kita mengerti bahwa situasi bisa menjadi buruk kapan saja dan itu tentu akan mempengaruhi pendapatan kami.”

“Kita menyadari itu, jika sesuatu mempengaruhi semua tim dan klub kami tidak bisa disalahkan, tidak bertanggung jawab terhadap virus ini.”

Lebih lanjut Costa juga mengungkapkan bahwa saat ini dia dan para pemain Juventus lainnya memang hanya berlatih sendiri dan menunggu. Sang pemain mengaku bahwa kemungkinan baru pada sekitar tanggal 15 atau 20 April baru mereka bisa kembali ke Turin, walaupun itu semua juga jika situasi benar-benar membaik.

“Kita masih menunggu agar situasi bisa menjadi lebih baik di Italia. Kami seharunya kembali pada tanggal 3 April, tetapi aku berbicara dengan kapten (Giorgio Chiellini) dan menurutnya baru sekitar tanggal 15 atau 20 April mereka bisa kembali, jika semuanya berjalan dengan baik tentunya,” tandasnya lagi.

“Semuanya memang masih membingungkan. Saya sendiri saat ini berada di rumah dengan keluargaku.”