Pemain Yatim Sejak Bayi Ini Bawa Atalanta Lewati Juventus di Klasemen Serie A

Pemain yang kehilangan ayahnya sejak usia 7 bulan ini mencetak dua dari empat gol Atalanta saat menang 1-4 di Empoli pada matchday kedelapan Liga Italia dan membawa timnya melompati Juventus pada papan klasemen Serie A, Minggu malam (17/10).

Josip Ilicic mencetak dua gol pada babak pertama, sebelum melihat tuan rumah Empoli membalaskan selang empat menit setelah gol keduanya di Stadio Carlo Castellani pada Minggu malam. Beruntung ada gol bunuh diri dari defender Mattia Viti yang memastikan La Dea pulang dengan tiga poin. Dan pada detik-detik terakhir, pemain pengganti Duvan Zapata menambahkan satu gol lagi bagi tim tamu.

Kemenangan 1-4 di kandang Empoli ini menyebabkan Atalanta yang memulai laga di urutan 8, loncat ke ranking keenam klasemen melewati Juventus yang sebelumnya berada pada posisi ketujuh dan tim asuhan Massimiliano Allegri itu kini harus melihat mereka merosot ke posisi 9.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tuan rumah kalah segala-galanya dari tim asuhan Gian Piero Gasperini tersebut, kalah dalam hal dominasi bola dan hanya menguasai 47 persen si bundar selama 90 menit, juga kalah dalam hal percobaan gol (9:22) serta kalah pula dalam tembakan tepat sasaran (3:7).

Gasperini akan sangat senang dengan dominasi pasukannya pada Minggu malam, karena akan membangkitkan semangat timm jelang tandang penting mereka ke Manchester United di ajang Liga Champions pada Kamis dinihari 21 Oktober nanti.

Dengan kemenangan 1-4 di kandang Empoli ini maka La Dea menguasai urutan 6 klasemen Liga Italia dengan perolehan 14 poin, di atas Fiorentina, Bologna dan Juventus pada urutan 7 sampai 9.

Ilicic baru berusia tujuh bulan ketika ayahnya meninggal akibat sakit dan sepanjang masa kecilnya ia tidak tahu arti dari kata “ayah” sampai teman sekolahnya menjelaskan konsep ayah kepadanya.

Masa kecilnya membuatnya harus meninggalkan tanah airnya karena Perang Yugoslavia (1991-2001), memaksanya meninggalkan Bosnia dan Kroasia bersama ibunya sampai mereka menemukan keselamatan di Slovenia. Ilicic kemudian memutuskan untuk membela timnas Slovenia yang menyelamatkan keluarganya itu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO