Pencetak Gol Kemenangan Inter Ungkap Rahasia Kebangkitan Kembali Nerazzurri

Pencetak Gol Kemenangan Inter Ungkap Rahasia Kebangkitan Kembali Nerazzurri

Gila Bola – Bek Danilo D’Ambrosio mengungkapkan kunci kebangkitan Inter Milan dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Fiorentina di ajang Liga Italia tadi malam terjadi dalam rentang waktu menit 65 sampai 78. Apa itu?

Pasukan Antonio Conte sepertinya akan membuka laga perdana mereka di Serie A ini dengan kekalahan setelah mereka tertinggal 2-3 dari tamunya Fiorentina saat pertandingan memasuki menit ke-86, meski sempat unggul 2-1 pada awal babak kedua usai dikejutkan gol cepat Christian Kouame pada menit ketiga.

Usai tertinggal 2-3 pada menit 63 oleh gol Federico Chiesa, Antonio Conte melakukan lima pergantian antara menit 65 sampai 78 dengan memasukkan secara berturut-turut Stefano Sensi, Achraf Hakimi, Arturo Vidal, Radja Nainggolan dan Alexis Sanchez. Mereka masing-masing menggantikan Christian Eriksen, Ashley Young, Marcelo Brozovic, Nicolo Barella dan Ivan Perisic.

Ajaibnya, pergantian itu benar-benar mengubah permainan Nerazzurri yang lantas berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Romelu Lukaku menit 87 sebelum Danilo D’Ambrosio mencetak gol sundulan semenit jelang laga bubaran.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Kini pemain berusia 32 tahun itu pun mengakui bahwa pergantian lima pemain yang dilakukan manajernya Antonio Conte dengan memasukkan lima pasang kaki-kaki segar sekaligus dalam rentang 13 menit tersebut merupakan kunci dari kebangkitan Inter Milan melawan Fiorentina.

“Kemenangan selalu penting, tentu saja kami melakukan segalanya untuk bisa menang tanpa terlalu menderita, tetapi permainan ini memang dimulai secara buruk,” kata D’Ambrosio kepada DAZN. “Kami melakukannya dengan baik untuk membalikkan keadaan, membuktikan bahwa kami ingin berjuang untuk setiap poin dan memiliki kualitas untuk bangkit dari bangku cadangan dan mengubah permainan. Kami mendapat kemenangan karena kami ingin menang dengan segala cara.”

“Setiap kali kami melangkah ke lapangan, kami harus memberikan 100 persen dan saya senang mengorbankan diri untuk tim. Pekerjaan utama saya adalah mencoba mencegah tim kami kebobolan, tetapi jika saya bisa mencetak gol, maka itu adalah bonus. Musim lalu kami mencapai final Liga Europa dan terpaut hanya satu poin dari juara Serie A Juventus, jadi rencana kami adalah terus memperbaiki diri tahun ini dan melakukan pekerjaan kami lebih baik lagi.”