Pirlo Sebut Juventus Bermain 20 Menit Lebih Lambat, Untung Akhirnya Bisa Comeback

Gilabola.com – Andrea Pirlo berterima kasih kepada para pemain Juventus atas profesionalisme dan semangat pengorbanan mereka setelah melawan balik dan akhirnya comeback untuk mengalahkan Lazio 3-1 di Stadion Juventus pada Minggu (7/3) dini hari WIB.

Tapi Andrea Pirlo juga mengakui bahwa Juventus bermain sangat buruk di awal pertandingan, menyebut timnya bermain 20 menit lebih lambat sebelum akhirnya bangkit dari ketertinggalan awal untuk comeback melalui dua gol dan satu assist Alvaro Morata.

Seperti kata sang manajer, juara bertahan memang memulai laga dengan buruk di kandang, kebobolan menit ke-14 melalui Joaquin Correa dari kesalahan backpass Dejan Kulusevski, dengan tuan rumah gagal mencatatkan satu pun tembakan sementara tim tamu berhasil mengancam dengan lima tembakan di 20 menit awal.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Juventus baru mendapatkan tembakan pertamanya melalui Aaron Ramsey menit ke-32, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan menit ke-39 melalui tembakan keras Adrien Rabiot di dalam kotak, menyambut umpan terobosan Alvaro Morata.

Serangan balik kombinasi dari Federico Chiesa dan Alvaro Morata menit ke-57 akhirnya membuat tuan rumah berbalik unggul, sebelum Aaron Ramsey dilanggar di kotak penalti tiga menit kemudian untuk memungkinkan penyerang Spanyol menggandakan golnya dan membawa bianconeri akhirnya menang 3-1 atas Lazio.

“Kami memulai dengan buruk dan kebobolan dengan backpass buruk kami, tapi kemudian ada reaksi keras dari seluruh tim, meski kehilangan begitu banyak pemain. Kami tidak membiarkan kepala kami tertunduk, kami mulai meningkatkan tempo dan itu yang paling penting,” kata Andrea Pirlo kepada DAZN, dengan tim Juventus membangkucadangkan Cristiano Ronaldo dan Weston McKennie di laga tersebut.

Andrea Pirlo banyak mengubah susunan pemain Juventus karena sejumlah pemain absen khususnya di jantung pertahanan, yang membuat Alex Sandro bermain di bek tengah, Federico Bernardeschi di bek kiri, dan Danilo memainkan peran gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1.

“Kami memikirkan pertandingan hari Selasa (melawan Porto), kami memiliki beberapa pemain yang hampir tidak pernah berlatih, seperti Juan Cuadrado dan Arthur. Kami tahu malam ini seperti final, beberapa harus bermain di posisi baru dan menunjukkan profesionalisme dan semangat pengorbanan yang luar biasa.”

“Yang terpenting adalah tiga poin. Danilo siap untuk berlatih bermain di lini tengah, sementara Federico Bernardeschi pantas mendapatkan semua pujian karena rela bermain sebagai bek kiri. Saya sangat senang dengan reaksi tim ini.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO