Presiden Napoli: Waktu Maurizio Sarri Sudah Habis

Presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis, katakan waktu pelatih Maurizio Sarri sudah habis walau pelatih itu masih terus meminta waktu.
Presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis, katakan waktu pelatih Maurizio Sarri sudah habis walau pelatih itu masih terus meminta waktu.

Gilabola.com – Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengatakan waktu Maurizio Sarri untuk melanjutkan karirnya di San Paolo sudah habis, walau pelatih 59 tahun itu masih meminta waktu.

Napoli catatkan rekor sepanjang masa klub yang baru dengan mengoleksi 91 poin di musim ini. Napoli juga menjadi tim pertama dalam sejarah Serie A yang berhasil kantongi 90 poin tanpa memenangkan Scudetto.

“Kami pantas dapatkan gelar Scudetto. Gelar juara yang asli. Tahun depan mereka mungkin akan memberi kami Scudetto palsu,” kata Aurelio de Laurentiis kepada Radio Kiss Kiss Napoli.

“Tiga tahun sudah cukup lama dan orang-orang membayangkan sesuatu harus berubah, apakah itu pemain, sistem atau apapun,” tandasnya.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Presiden Partenopei itupun sempat dicecar pertanyaan, apakah Maurizio Sarri akan tetap tinggal di tengah ketertarikan dari Chelsea dan Zenit St Petersburg.

“Saya tidak tahu, Anda harus bertanya padanya. Dia selalu mengalihkan saya kepada agennya, yang tidak pernah memberi saya balasan. Waktunya sudah habis! Tidak ada tenggat waktu lagi,” tegasnya.

“Kami menangani masalah ini dengan segala cara. Sekarang saya harus khawatir soal tanggung jawab saya untuk klub seperti Napoli yang telah berada di Eropa selama sembilan musim berturut-turut [dan tak pernah meraih trofi],” tambah De Laurentiis.

“Kami harus terus semakin baik, tanpa pakai ‘kalau-kalau’ atau ‘tapi-tapi’, tanpa rasa takut,” pungkas pria berusia 68┬átahun itu,” ungkapnya.

Ketika Sarri bicara pada Rai Sport, dia diberitahu tentang komentar De Laurentiis itu. “Waktunya habis? Dia benar untuk soal gelar karena perencanaan harus dilakukan, tetapi dia orang yang justru ingin mengubah kontrak saya,” ujar Sarri.

“Faktanya, kami tidak tahu apa yang akan terjadi, karena ada lima atau enam pemain dengan klausul pelepasan dalam kontrak mereka. Jadi, selama sebulan ke depan kami tidak akan tahu apakah mereka akan bertahan di klub atau pergi,” ungkapnya.