Rabiot Salahkan Jadwal Padat atas Menurunnya Performa Juventus

Gilabola.com – Gelandang asal Prancis, Adrien Rabiot menyebut bahwa jadwal padat yang membuat Juventus harus berlaga tiga kali dalam sepekan membuat mereka sulit mendapatkan hasil yang konsisten.

Menjadi tim yang mendominasi Serie A pada sembilan musim terakhir, Juventus memiliki ambisi untuk terus mempertahankan status tersebut dan meraih sukses di Eropa pada awal musim. Akan tetapi, I Bianconeri kembali harus menuai kegagalan di Liga Champions dan saat ini kesulitan untuk bisa mengejar pimpinan klasemen sementara Inter Milan yang unggul 10 angka dari anak asuh Andrea Pirlo tersebut.

Banyak pihak yang menyebut bahwa keputusan menjadikan Pirlo sebagai pelatih adalah alasan utama dari menurunnya performa dari Juventus musim ini karena dia memang masih belum berpengalaman. Akan tetapi, pendapat tersebut tidak disetujui oleh gelandang dari Si Nyonya Tua asal Prancis, Adrien Rabiot yang pastinya memberikan dukungan kepada taktisinya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Dalam wawancaranya kepada media seperti yang dikutip TMW serta Football Italia, menurut Rabiot situasi di Juventus saat ini memang cukup sulit, terutama dari sisi kolektif. Akan tetapi sang pemain tampaknya tidak melihat Pirlo sebagai masalah, melainkan merasa jadwal padat yang mengharuskan mereka bermain tiga kali dalam sepekan sebagai kambing hitam.

Bagi Rabiot, bermain dengan jadwal yang padat tersebut membuat timnya menjadi sulit untuk bisa mendapatkan hasil ataupun permainan yang konsisten. Sang gelandang sendiri merasa cukup klop dengan Pirlo karena sang pelatih memberikan kepercayaan bagi mantan punggawa PSG tersebut untuk bermain secara reguler musim ini.

Channel Gilabola di Youtube

Sebagai salah satu pemain yang cukup diandalkan Pirlo, tampaknya Rabiot harus terus berusaha memberikan yang terbaik pada pertandingan sisa dari Juventus musim ini jika tidak ingin sang pelatih dipecat. Masa depan dari taktisi muda itu memang masih mendapatkan jaminan oleh manajemen dari I Bianconeri saat ini, tetapi jika hasil dari klub tersebut terus mengalami penurunan yang membuat mereka gagal lolos ke Liga Champions, bukan tidak mungkin mantan gelandang kreatif tersebut akan dilengserkan dari posisinya pada akhir musim nanti.

AHABET
AHABET