Rangnick Beberkan Alasannya Enggan Gabung AS Roma

Rangnick Enggan Bergabung dengan AS Roma

Gila Bola – Mantan direktur sepak bola dari Red Bull, Ralf Rangnick mengungkapkan dirinya tidak akan bergabung dengan AS Roma karena klub itu tidak memiliki syarat yang sedang dia cari saat ini.

Sempat mengepalai posisi direktur dari Red Bull yang memiliki dua klub tangguh, RB Leipzig serta Red Bull Salzburg, Ralf Rangnick memang merupakan profil yang menarik untuk diincar beberapa tim. Sosok yang juga pernah melatih Schalke serta Leipzig itu sempat dikaitkan dengan AC Milan, tetapi pembicaraan akhirnya batal karena skuad Merah Hitam memilih mempertahankan Stefano Pioli.

Setelah dilepas sebagai direktur dari Red Bull, beberapa hari terakhir Rangnick disebut tengah menjadi bidikan dari klub Serie A lainnya, AS Roma. Namun, ternyata direktur/pelatih asal Jerman membantah kabar tersebut karena dia merasa I Giallorossi bukan skuad yang tepat bagi ambisinya saat ini.

Dalam wawancaranya dengan El Pais, Rangnick dengan tegas berujar bahwa saat ini klub dengan status seperti Roma bukanlah tempat yang dia anggap cocok baginya. Pria berusia 62-tahun itu merasa dirinya ingin terlibat secara mendalam di sebuah klub, baik dari sisi pengembangan klub maupun juga melatih.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Saat ini, menurutnya lagi keinginannya adalah menangani tim tradisional baik di Jerman maupun Inggris. Selain itu, Rangnick juga mengatakan dia tertarik untuk menangani tim yang bisa memiliki ambisi serta peluang besar untuk langsung memenangkan gelar dalam waktu dekat.

Dengan pengalamannya yang sangat panjang baik sebagai pelatih maupun direktur, kinerja dari Rangnick memang cukup banyak diapresiasi terutama di Jerman. Kesuksesan dari Leipzig serta Salzburg beberapa tahun terakhir disebut tidak lepas dari perannya dalam membangun kultur sepak bola dari klub-klub yang berada dibawah payung Red Bull tersebut.

Namun, Rangnick sendiri juga dikenal sebagai seseorang yang tidak mudah juga untuk dituruti permintaannya, karena memiliki keinginan yang cukup kompleks. Hal itu juga sempat disebut menjadi alasan mengapa manajemen dari Milan merasa ragu untuk memboyongnya, selain tentu karena meningkatnya performa dari skuad Merah Hitam dibawah asuhan Pioli.