
Gilabola.com – Napoli dan Rasmus Hojlund menghadapi masalah jelang laga terakhir fase liga Liga Champions mereka kontra Chelsea lantaran produktivitas lini depan yang menurun dan kini menjadi perhatian.
Hojlund menutup tahun 2025 dengan penuh keyakinan. Keberhasilan untuk membantu Napoli menjuarai Piala Super Italia memperkuat kepercayaan bahwa dia sudah tepat meninggalkan sepak bola Inggris.
Memang, di tengah sulitnya masa adaptasi selama waktunya di Manchester United, striker internasional Denmark itu menemukan kembali sentuhannya di bawah asuhan Antonio Conte.
Di musim pertamanya dalam status pinjaman dari United di Napoli, Hojlund berhasil menutup paruh pertama musim dengan sembilan gol dan tiga assist, termasuk satu gol untuk membantu timnya menjuarai Piala Super Italia.
Statistik Rasmus Hojlund di Napoli
- Penampilan : 27 laga
- Gol : 9 gol
- Assist : 3 assist
- Menit bermain : 2.172 menit
Tapi, di tahun 2026 ini, Hojlund tampak kehilangan produktivitasnya di mana dia sudah bermain lima pertandingan di Serie A dan satu di Liga Champions, tapi gagal memberi kontribusi apapun terhadap gol atau assist.
Merosotnya produktivitas striker berusia 22 tahun itu berdampak pada hasil Napoli, yang hanya mampu meraih dua kemenangan dalam enam pertandingan di sepanjang tahun 2026 ini.
Bahkan, di laga terbaru, mereka dipermak Juventus dengan skor telak 3-0 di Turin, yang membuat asa empat besar mereka di Serie A mulai terancam di tengah persaingan sengit dengan Juve dan AS Roma.
Tak pelak, mandulnya Hojlund pada awal tahun 2026 ini bahkan membuat media-media Italia mulai menyindirnya, dan bahkan ada yang menuliskan ‘versi dirinya pada Januari yang kering’.
Situasi semakin sensitif karena Napoli sekarang dihadapkan pada agenda krusial melawan Chelsea di laga terakhir fase liga Liga Champions. Saat ini tim Conte berada di luar zona kualifikasi play-off, di peringkat ke-25, jadi kemenangan adalah harga mati di sini.
Jika imbang apalagi kalah, maka Partenopei bisa dipastikan akan tersingkir dini dari Liga Champions, dan bahkan sekedar masuk zona play-off pun mereka tidak mampu mencapainya.
Napoli sebenarnya punya klausul kewajiban pembelian permanen untuk transfer Rasmus Hojlund dari Manchester United senilai Rp 762 Miliar, dan jika kemerosotan ini terus berlanjut, bisa-bisa ini klausul itu tidak akan pernah aktif.
Opini Gilabola
Jika Napoli terus merosot dan akhirnya gagal lolos ke Liga Champions musim depan, semua pihak akan rugi. Napoli akan rugi karena tidak dapat tambahan finansial dari Liga Champions, Hojlund batal permanen di Naples, dan Manchester United gagal menjual striker mereka. Akhirnya, semua harus dimulai dari awal lagi bagi masing-masing pihak.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow Gila Bola di Google News di sini!