Roma Menang 1-0 Berkat Raja Gol Tua 33 Tahun Ini

Roma Menang 1-0 Berkat Raja Gol Tua 33 Tahun Ini

Roma menang 1-0 atas Lecce pada hari Minggu (29/9) malam berkat raja gol tua berusia 33 tahun ini. Tuan rumah Lecce mengejutkan Giallorossi.

Apakah Roma difavoritkan untuk menang? Ya, skuad asuhan Paulo Fonseca itu tandang ke Lecce, tim debutan Serie A musim ini, sebagai favorit menang. Tapi mereka dikejutkan dengan perlawanan gagah berani tim tuan rumah. Statistik memperlihatkan segalanya.

Lecce kalah dominan atas bola, 38 persen banding 62%, tapi mereka mencatatkan lebih banyak tembakan tepat sasaran ke gawang Roma, enam banding lima. Angkanya bahkan jauh lebih rendah sebelum memasuki menit 80-an, hanya enam banding dua. Jadi meski tampil dominan tapi Giallorossi terkejut dengan serangan balik kilat yang terbukti beberapa kali membahayakan gawang Pau Lopez. Beruntung tak satu pun menjadi gol sebelum Edin Dzeko yang sudah berusia 33 tahun mencetak gol, satu-satunya gol tadi malam, dan Roma menang 1-0.

Selama tiga menit pertama pertandingan di Stadio Comunale via Del Mare ini dimulai, Roma mendominasi setengah lapangan tuan rumah. Tapi dalam 17-18 menit berikutnya mereka terkejut oleh beberapa serangan balik berbahaya tuan rumah Lecce. Bahkan sampai awal babak kedua sudah tiga kartu kuning dikeluarkan oleh wasit untuk pelanggaran yang dilakukan Lorenzo Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan dan Chris Smalling dalam usahanya meredam serangan-serangan Lecce.

Beruntung Roma Cetak Gol Lebih Dulu

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Beruntung Roma akhirnya mencetak gol lebih dulu yang terlihat sangat melegakan para pemain. Dari sebuah umpan silang pemain pinjaman Arsenal Henrikh Mkhitaryan, Edin Dzeko merundukkan badannya dan menanduk bola untuk keunggulan Giallorossi. Gol itu bertahan sampai akhir pertandingan dan membawa Roma menang 1-0.

Ini merupakan gol keempat pemain Bosnia berusia 33 tahun itu musim ini. Cukup untuk membawanya berada di urutan kedua top skor Liga Italia bersama sejumlah nama lain seperti Dries Mertens dari Napoli dan Ciro Immobile dari Lazio. Edin Dzeko pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bosnia untuk tiga tahun berturut-turut. Ia dijuluki “Berlian Bosnia” oleh penggemar dan jurnalis sepak bola di Bosnia Herzegovina.

Sebelum bergabung ke AS Roma, ia pernah bermain untuk Manchester City, tetapi ia terkenal ke seluruh dunia saat bermain untuk klub Jerman VfL Wolfsburg, dengan siapa ia memenangkan Bundesliga pada musim 2008-09. Dia adalah pencetak gol tertinggi kedua dengan 26 gol. Pada musim 2009-10, Dzeko adalah pencetak gol terbanyak dengan 22 gol. Dia juga mencatatkan 10 assist pada kedua musim di Wolfsburg itu.

Starting XI Lecce vs Roma

Lecce : Gabriel; Rispoli, Rossettini, Lucioni, Calderoni; Tachtsidis, Petriccione, Majer; Mancosu; Babacar, Falco.

Roma : Pau Lopez; Florenzi, Mancini, Smalling, Kolarov; Diawara, Veretout; Kluivert, Pellegrini, Mkhitaryan; Dzeko.