Roma Punya Satu Syarat Untuk Berhenti Saingi Milan Dapatkan Andrea Belotti

Gila Bola – AS Roma kabarnya bisa membiarkan AC Milan memburu dan mendapatkan Andrea Belotti musim depan dengan syarat bahwa I Rossoneri rela mengeluarkan Rp 433 Miliar sebagai biaya transfer.

Dengan masa kontrak yang akan segera habis pada 2022 nanti, masa depan dari striker Torino, Andrea Belotti memang masih dipenuhi beragam tanda tanya hingga saat ini. Belum adanya indikasi bahwa sang pemain berniat memperpanjang masa baktinya di Turin, membuat beberapa klub besar di Italia sangat tertarik untuk memboyongnya, terutama AC Milan dan AS Roma.

Kedua klub menurut kabar dari II Corriere dello Sport memang cukup serius ingin memboyong penyerang tim nasional Italia tersebut pada musim depan. Milan terutama memang dikabarkan paling berminat, mengingat usia dari Zlatan Ibrahimovic yang akan mencapai 40 musim depan dan tidak ada lagi penyerang tengah yang cukup mampu diandalkan tim saat ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Milan sendiri juga disebut berpotensi paling besar mendapatkan Belotti karena ketertarikan dari tim asuhan Stefano Pioli terhadap sang penyerang sudah berlangsung cukup lama. Selain itu, saat ini dengan potensi lebih besar untuk mendapatkan tempat di Liga Champions musim depan, I Rossoneri tentu bisa menawarkan sesuatu yang lebih kepada penyerang 28-tahun tersebut.

Namun, Roma kabarnya tetap akan berusaha sekuat tenaga mendekati sang pemain, terutama dengan menjanjikan proyek yang cukup menarik. Belotti sendiri juga disebut memiliki ketertarikan untuk tinggal di ibukota Italia, sehingga sang penyerang tentunya tetap akan terbuka untuk bergabung.

Akan tetapi, ada satu hal yang bisa membuat Roma mundur dari perburuan untuk memboyong Belotti dengan Milan, yakni mengenai biaya transfer. Kubu I Giallorossi disebut akan merelakan sang penyerang jika, I Rossoneri rela memberikan tawaran yang setidaknya mencapai angka Rp 433 Miliar kepada Torino untuk bomber andalan mereka itu.

Bagi direktur dari Roma, Tiago Pinto, mengajukan tawaran sebesar itu untuk seorang penyerang di usia matang dengan kontrak yang akan segera berakhir bukanlah keputusan yang terbaik. Kubu I Giallorossi akan lebih rela mengeluarkan dana sebesar itu atau lebih kepada pemain dengan usia jauh lebih muda atau jika memang durasi kontrak mereka masih panjang.