Ronaldo Mungkin Dicadangkan Oleh Sarri Nanti Malam

Ronaldo Mungkin Dicadangkan Oleh Sarri Nanti Malam

Ronaldo mungkin dicadangkan oleh pelatih Juventus Maurizio Sarri pada laga sulit vs Lazio nanti malam usai bilang “tidak mungkin tiga striker sekaligus”.

Juventus bisa mengambil alih kembali tahta puncak klasemen Liga Italia setelah tim urutan pertama saat ini, Inter, hanya bisa main 0-0 lawan AS Roma pada laga Sabtu (7/12) dinihari. Dengan poin hanya 38, dari seharusnya 40, Nerazzurri berada pada jarak tembak dari Juventus jika mereka bisa memenangkan laga lawan Lazio, Sabtu malam.

Namun Cristiano Ronaldo mungkin akan dipaksa menonton laga sulit di Stadio Olimpico Roma itu setelah Maurizio Sarri memberi sinyal bahwa “tidak mungkin [menurunkan] tiga striker sekaligus.”

Mantan manajer Chelsea itu memberi pendapatnya soal opsi serangan Juventus dan bagaimana ia akan memilih siapa yang akan turun bermain. Sarri mengatakan: “Saat ini, memainkan tiga striker sulit karena karakteristik para pemain.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Anda tidak dapat melarang Dybala untuk turun terlalu dalam, dan pada saat yang sama karakteristik Cristiano tidak bermain terlalu sentral. Kami harus mengambil beberapa tindakan pencegahan agar bisa mengisi area penalti lebih banyak.”

Dan dengan performa Dybala akhir-akhir ini sukses memaksakan Sarri memilih dirinya kembali ke starting XI La Vecchia Signora, dan Higuain menjadi pemain favorit Sarri – Ronaldo mungkin sekali lagi akan cemberut duduk di kursi cadangan Satio Olimpico Roma, mendapati dirinya terancam terus menerus keluar dari starting XI Juventus.

Ketegangan antara Sarri dan Ronaldo sudah berjalan beberapa pekan terakhir dengan pemain Portugal itu merajuk usai ditarik keluar oleh sang pelatih Italia itu pada dua laga beruntun, laga Liga Champions di Lokomotiv Moscow dan laga bigmatch lawan AC Milan. Pada dua kesempatan itu ia tak bermain sampai 90 menit. Bahkan pada laga melawan Milan pada 11 November lalu, sang mantan bintang Real Madrid ditarik keluar pada awal babak kedua sebelum berjalan langsung ke ruang ganti dan konon pulang sebelum laga usai.

Juventus baru saja menyelesaikan laga yang kurang menyenangkan pekan lalu, hanya imbang 2-2 melawan Sassuolo dengan tim itu menduduki urutan papan bawah, menelan tujuh kekalahan dan dua imbang dari 13 laganya. Kini menghadapi Lazio akan lebih sulit lagi karena tim asal Roma ini menduduki urutan ketiga klasemen dengan sembilan kemenangan, tiga imbang dan dua kekalahan saja.

Apa yang menakutkan dari Lazio adalah produktifitas gol mereka, kedua paling produktif (33 gol memasukkan) di Serie A setelah Atalanta (34 gol memasukkan). Bandingkan dengan Juventus yang hanya 25 gol memasukkan dari 14 pertandingan. Apa yang akan membuat pendukung Bianconeri sedikit lega adalah fakta bahwa mereka belum pernah kalah musim ini, kebobolan 12 gol, sementara Lazio sudah kemasukan 14.