Rupanya Pemain Juventus Sendiri Penyebab Allegri Dipecat

Massimiliano Allegri, Juventus

Gilabola.com – Massimiliano Allegri mengakhiri karirnya di Juventus dan rupanya penyebab utama hengkangnya sang pelatih adalah para pemain Si Nyonya Tua sendiri.

Massimiliano Allegri pergi meninggalkan Juventus dengan 11 trofi, dua final Liga Champions hanya dalam lima tahun dengan rasio kemenangan 71% di semua kompetisi. Keputusan Juventus untuk berpisah dengan Allegri tidak hanya berarti bahwa Bianconeri akan memiliki pelatih baru mulai musim depan, tetapi itu juga menandai berakhirnya sebuah era di Turin.

Meskipun pelatih berusia 51 tahun itu gagal menemukan kohesi, motivasi dan kesatuan dalam pasukannya selama 18 bulan terakhir, warisan Allegri tidak bisa diremehkan. Ketidakmampuannya untuk memenuhi harapan yang semakin meningkat untuk memenangkan Liga Champions di setiap dua musim terakhirnya juga seharusnya tidak menghapus pekerjaan fenomenal yang telah dilakukan si ahli taktik selama tiga musim pertamanya di Turin.

Dan sementara terlalu banyak yang bisa sebutkan terkait warisan Mad Max setelah dia meninggalkan Juventus, apa yang lebih penting bagi klub sekarang adalah untuk mencari tahu cara terbaik menghadapi musim depan?

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Untuk memahami hal itu, pertama-tama kita perlu menjawab pertanyaan lain – apakah Bianconeri sudah betul melepaskan Allegri? Jawabannya bisa saja ‘Ya’. Kita tidak pernah bisa menyembunyikan kekaguman kita terhadap Allegri dan bagaimana fleksibilitas taktisnya menjadikan SI Nyonya Tua salah satu lawan yang paling ditakuti di antara semua tim Eropa.

Namun, sepintar keputusannya untuk menggunakan Mario Mandzukic sebagai pemain sayap, eksperimen taktis dan perputaran pemain yang tak berkesudahan akhirnya melepaskan identitas tim mereka. Jadi salah satu hal pertama yang perlu dicari oleh Andrea Agnelli dan rekan-rekan adalah profil pelatih baru yang harus mampu untuk membangun identitas Juventus di lapangan.

Masalah besar lain yang telah mempengaruhi ruang ganti La Vecchia Signora baru-baru ini adalah kurangnya motivasi dan fakta yang jelas bahwa beberapa pemain tidak menanggapi Allegri lagi.

Medhi Benatia baru-baru ini menyatakan bahwa dia tidak ingin bermain untuk Allegri bahkan beberapa bulan sebelum kepergiannya ke klub Al-Duhail SC pada Januari lalu, itu karena rotasi yang berat dan kurangnya waktu bermain yang konsisten. Saudara laki-laki Paulo Dybala, yang juga merupakan agennya, menyatakan beberapa hari yang lalu bahwa La Joya “tidak bahagia dan dia perlu perubahan. Dia bukan satu-satunya dan banyak pemain berpikir untuk meninggalkan Juventus.”

Jika mau jujur nih, pernyataan itu seharusnya tidak mengejutkan bagi siapa pun yang telah menonton cukup banyak pertandingan Juventus musim ini. Pada banyak kesempatan, perilaku dan bahasa tubuh beberapa pemain membuat Anda berpikir – apakah mereka benar-benar ingin bermain untuk Juventus sekarang?

Ini sama sekali tidak dapat diterima untuk klub dengan status, sejarah, dan ambisi seperti Bianconeri, dan sementara para pemain seharusnya juga turut ambil bagian kesalahan juga, ada sedikit keraguan bahwa pelatihlah yang seharusnya membuat para pemain tetap termotivasi.