Sarri Beri Alasan Mengapa Lazio Bisa Ditumbangkan Bologna Dengan Skor Telak

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri mengatakan bahwa penyebab dari kekalahan timnya dari Bologna adalah lebih karena para pemainnya memang sudah kebahisan bensin akibat jadwal yang padat.

Keberhasilan dari Lazio meraih dua kemenangan beruntun pada laga derby menghadapi AS Roma serta mengalahkan Lokomotiv Moscow di Liga Europa gagal mereka teruskan di laga Serie A akhir pekan ini. Tim besutan Maurizio Sarri harus puas pulang dengan tertunduk setelah mereka menelan kekalahan 3-0 dari tuan rumah Bologna pada lanjuta Serie A di stadion Renato Dall’Ara.

Hasil tersebut pastinya sangat mengecewakan semua pihak termasuk pelatih dari I Biancocelesti, Maurizio Sarri yang masih berusaha membuat anak asuhnya agar mampu menampilkan sepak bola yang dia inginkan. Namun, meskipun pastiya tidak puas dengan kekalahan dari timnya, sang taktisi masih memahami situasi yang terjadi dan memberikan jawaban mengenai sebab utama dari kekalahan telak mereka.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Berbicara kepada Sky Sport Italia, Sarri mengungkapkan bahwa para pemainnya memang sudah benar-benar lelah karena jadwal padat yang harus mereka jalani. Mantan pelatih Napoli dan Juventus itu menjelaskan bahwa timnya bahkan sudah kebahisan bensin menjelang partai menghadapi Bologna pada hari Minggu ini.

Situasi menjadi sangat sulit karena lawan mereka justu tampil dengan semangat dan determinasi sangat tinggi sehingga sangat sulit diimbangi oleh para punggawa Lazio yang sudah lelah baik dari segi fisik maupun mental. Karena itulah Sarri melihat laga tersebut sebagai pertandingan yang harus segera mereka lupakan dan mau tidak mau harus bisa diterima mengingat kondisi yang ada.

Sarri menambahkan bahwa dengan kebiasaan dari Lazio sebagai tim yang performanya cenderung naik turun memang saat kondisi fisik mereka tidak memadai sangat sulit mendapatkan hasil maksmimal. Memang sang pelatih merasa faktor mental menjadi problem utama dan mereka harus mencari cara untuk mengatasinya tetapi saat ini memang sudah tidak ada cara lain yang  bisa dilakukan kecuali melupakan kekalahan yang sudah mereka alami.

Secara taktik, Sarri mengeluhkan para pemainnya kurang melakukan pergerakan tanpa bola sehingga mereka menutup ruang yang ada dengan sendirinya. Sang taktisi tampaknya memang masih belum puas dengan pemahaman para pemainnya mengenai sistem yang ingin dia terapkan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO