Sarri Ketahuan Bohong, Ronaldo Tiga Gol Tadi Malam

Sarri Ketahuan Bohong, Ronaldo Tiga Gol Tadi Malam

Cristiano Ronaldo mencetak bukan satu, bukan dua, tapi tiga gol sekaligus tadi malam, sekaligus menelanjangi kebohongan pelatih Juventus Maurizio Sarri.

Ronaldo bermuka masam dan meluapkan kemarahannya dengan pulang sebelum laga big match Juventus vs AC Milan usai pada laga Liga Italia akhir pekan kemarin. Bintang Portugal itu melampiaskan kemarahannya hari Jumat ini dengan tiga gol saat Selecao membantai Lithuania dengan skor enam gol tanpa balas. Ini merupakan satu dari dua pertandingan kualifikasi Euro 2020 yang usai dengan skor besar. Satu lainnya adalah saat Inggris mengalahkan Montenegro dengan skor 7-0.

Saat ditanya media motifnya menarik keluar sang striker, manajer Juventus Sarri mengemukakan alasan bahwa ia prihatin dengan cedera lutut yang diderita Ronaldo, yang menyebabkannya berlari secara pincang dan memberi tekanan berlebihan pada otot pahanya. Keterangan ini menimbulkan keraguan karena hanya selisih 24 jam setelahnya, mantan penyerang Real Madrid itu terlihat happy, banyak senyum dan tak kelihatan sebagai seseorang yang menderita cedera lutut.

Dan malam ini Sarri ketahuan bohong dalam keterangannya soal cedera lutut setelah Cristiano Ronaldo cetak tiga gol tadi malam dalam laga lawan negara terlemah di Grup B, Lithuania. Sang pemain bintang mencetak gol pertama Selecao dari titik penalti pada menit ketujuh sebelum menambahkan satu lagi pada menit 22 dan menit 65. Tiga gol lainnya dilesakkan oleh Pizzi (menit 52), Goncalo Paciencia (56′) dan Bernardo Silva selisih dua menit sebelum gol terakhir Ronaldo.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dengan perolehan tiga gol itu, sang mantan striker Real Madrid tersebut naik ke posisi ketiga top skor babak kualifikasi Euro 2020 dengan perolehan 10 gol, selisih satu saja di bawah dua pemain yang memiliki 11 gol, yakni Harry Kane (Inggris) dan Eran Zahavy (Israel). Ronaldo masih memiliki kesempatan melanjutkan balas dendamnya pada Sarri dengan laga matchday kedelapan minggu depan di Luksemburg, sebuah tim lemah lainnya yang bisa menjadi sarang gol striker Juventus tersebut.