Sarri & Pirlo Dipecat Meski Menang Trofi, Allegri Tetap Dipertahankan Juve Meski NOL Trofi!

Massimiliano Allegri masih akan tetap memimpin Juventus musim depan terlepas dari musim yang mengecewakan selama kampanye 2021/2022.

Gila Bola – Massimiliano Allegri akan tetap mempertahankan pekerjaannya di Juventus sebagai pelatih meskipun dia gagal mempersembahkan satupun trofi di musim ini di saat para pendahulunya sama-sama dipecat meski mereka berhasil memenangkan trofi bagi klub.

Maurizio Sarri, yang dipekerjakan pada musim 2019-2020 setelah pekerjaannya di Chelsea, berhasil mengantarkan raksasa Turin untuk memenangkan gelar Serie A terakhir mereka untuk melengkapi sembilan kemenangan berturut-turut di Italia untuk menegaskan dominasi mereka.

Namun pelatih yang doyan merokok tersebut tetap harus kehilangan pekerjaannya di Juventus terutama karena dianggap gagal membawa timnya melangkah jauh di Liga Champions usai mereka tereliminasi di babak 16 besar dengan kekalahan gol tandang melawan Olympique Lyon.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Memang kemenangan scudetto mereka juga tidak dilakukan dengan cara yang meyakinkan karena mereka kalah 3 kali dalam 4 pertandingan terakhir mereka di musim itu untuk akhirnya hanya finis satu poin di atas runner-up Inter Milan. Selain itu, mereka juga kalah di final Coppa Italia dari mantan klub Maurizio Sarri, Napoli, melalui adu penalti.

Dia kemudian digantikan oleh legenda klub Andrea Pirlo yang hanya mampu memastikan timnya finish di empat besar dan mengamankan tiket ke Liga Champions melalui pertandingan terakhir mereka di Serie A dan melihat ketidakberuntungan Napoli untuk hanya bermain imbang di kandang melawan Verona.

Tapi dia berhasil membawa timnya meraih kejayaan di Supercoppa Italiana berkat kemenangan dengan skor 2-0 atas Napoli, sementara timnya juga meraih kesuksesan di Coppa Italia dengan menaklukkan tim besutan Antonio Conte Inter Milan di babak semifinal sebelum mengalahkan Atalanta di final untuk memenangkan dua trofi di musim itu.

Tapi sama seperti Maurizio Sarri, Andrea Pirlo juga gagal membawa timnya berbicara banyak di Liga Champions dengan mereka tersingkir lagi-lagi di babak 16 besar karena aturan gol tandang, kali ini melawan tim Portugal FC Porto.

Massimiliano Allegri kemudian diangkat kembali menjadi manajer setelah kepergiannya pada 2019 lalu, tapi dia terbukti gagal membawa hasil yang lebih baik dari dua manajer sebelumnya karena timnya bahkan gagal memenangkan satupun trofi di musim ini, kalah bersaing di Serie A, tersingkir di 16 besar Liga Champions melawan Villarreal, sementara mereka juga kalah di final Supercoppa Italiana dan Coppa Italia melawan Inter Milan.

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL