Selamat Untuk Inter Milan! Scudetto ke-19 dan Pertama Kali Sejak 2010, Akhiri Kejayaan Juventus

Gila Bola – Gol Domenico Berardi pada menit 52 pertandingan Serie A di Sassuolo Minggu 2 Mei 2021 mengakhiri harapan Atalanta. Sudah tidak ada peluang lagi bagi La Dea untuk menunda mimpi Inter Milan meraih Scudetto mereka untuk ke-19 kalinya sepanjang sejarah, pertama kalinya sejak 2010.

Sejak awal alam semesta sepertinya tidak mendukung Atalanta. Kiper Pierluigi Gollini dikartu merah menit 22 setelah menabrakkan dirinya ke arah Jeremie Boga yang dalam peluang jelas mencetak gol. Namun pasukan Gian Piero Gasperini tersebut malah mengejutkan dengan gol Robin Gosens dari sudut sempit pada menit 32, mengubah papan skor menjadi 0-1.

Namun pada awal separuh kedua permainan di Mapei Stadium ini, Rafael Toloi menjadi penyebab terjadinya hukuman penalti. Gasperini akan sangat marah melihat hukuman penalti kontroversial itu karena Toloi sepertinya hanya melakukan adu bahu yang normal terhadap Hamed Traore, sebelum pemain kelahiran Abidjan Pantai Gading itu rontok seperti kartu domino.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Domenico Berardi mengambil sepakan penalti mudah ke sisi kiri bawah gawang Remo Freuler, mengubah papan skor menjadi 1-1. Bisa dibayangkan bahwa para pendukung Inter langsung bersorak gembira untuk gol itu. Kehilangan poin berapa pun yang diderita Atalanta malam ini, entah 2 poin untuk imbang atau 3 poin untuk sebuah kekalahan, akan memastikan Nerazzurri meraih Scudetto pada Minggu malam 2 Mei 2021 ini.

Pemain asal Kolombia Luis Muriel sebenarnya bisa menjadi pahlawan bagi La Dea, setelah maju sebagai eksekutor penalti bagi timnya usai Marlon terkena kartu kuning kedua dan sekaligus diusir keluar usai melakukan sliding tackle pada menit 75. Tapi apa daya sepakan Luis Muriel berhasil digagalkan penjaga gawang Andrea Consigli.

Ini merupakan gelar juara Inter yang pertama kalinya sejak 2010, sekaligus Scudetto ke-19 kalinya dalam sejarah Liga Italia. Nerazzurri menduduki urutan pertama pada musim 2009/2010 sebelum AC Milan menjadi juara pada musim berikutnya (2010/2011) dan setelah itu sisanya adalah sejarah. Juventus menguasai posisi teratas sepak bola Italia selama 9 musim beruntun.

Dalam sembilan musim yang didominasi oleh Bianconeri tersebut, Inter tak satu kali pun berhasil mendekati puncak klasemen. Hanya di musim terakhirnya 2019/2020, Nerazzurri menduduki posisi runner-up dengan selisih satu poin saja di bawah Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Juventus masih menjadi klub paling sukses di divisi teratas sepak bola Italia, menjadi juara sebanyak 36 kali sepanjang sejarah, sementara Nerazzurri kini 19 kali, satu lebih banyak daripada Rossoneri 20 kali.

Daftar juara Liga Italia selama 15 tahun terakhir:

  • 2006 Inter (ke-14 kalinya)
  • 2007 Inter (15)
  • 2008 Inter (16)
  • 2009 Inter (17)
  • 2010 Inter (18)
  • 2011 AC Milan (kali ke-18)
  • 2012 Juventus (28)
  • 2013 Juventus (29)
  • 2014 Juventus (30)
  • 2015 Juventus (31)
  • 2016 Juventus (32)
  • 2017 Juventus (33)
  • 2018 Juventus (34)
  • 2019 Juventus (35)
  • 2020 Juventus (36)