Spesialis Blunder Theo Hernandez Bikin AC Milan Gagal Menang Atas Sampdoria, Sabtu Malam

Gila Bola – Mantan pemain Real Madrid, Theo Hernandez, membuat sebuah keputusan bodoh mengoper bola secara perlahan yang dipotong oleh mantan top skor Liga Italia beberapa musim silam, Fabio Quagliarella, berakibat bobolnya gawang Gianluigi Donnarumma.

Ini merupakan malam yang tidak ingin diingat oleh Theo Hernandez setelah ia membuat sebuah kesalahan konyol mencoba mengoper bola tanpa lihat-lihat lebih dulu. Si bundar dalam perjalanan melintasi lapangan ke arah Simon Kjaer, namun dicegat di tengah jalan dan striker veteran Sampdoria berusia 38 tahun itu tidak menemui kesulitan mencongkel bola ke atas Donnarumma. Skor pun berubah 0-1.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Itu merupakan gol kesembilan dari pemain tua Italia itu, yang dalam pada musim 2018/2019 pernah merebut gelar Capocannoniere, atau pencetak gol terbanyak liga, dengan 26 gol total semusimnya.

Sementara bagi Theo Hernandez, itu merupakan blunder kelima kalinya sepanjang musim 2020/2021. Sebelum pertandingan AC Milan vs Sampdoria ini, mantan bek Real Madrid itu sudah melakukan empat blunder yang berujung pada gol lawan, termasuk satu kali saat menjamu Udinese 1-1 pada tanggal 4 Maret 2021 lalu.

Rossoneri memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah Adrien Silva diusir wasit pada menit 59, usai menjatuhkan pemain No 7 Samu Catillejo. Hanya kartu kuning tapi itu merupakan yang kedua kali pada pertandingan tadi malam di San Siro. Namun AC Milan butuh waktu sampai dengan tiga menit jelang akhir untuk menyamakan kedudukan melalui Jens Hauge.

Sebelum terjadinya gol oleh Fabio Quagliarella itu, anak-anak Stefano Pioli bahkan dipaksa oleh La Samp untuk mencatatkan nihil tembakan ke gawang Emil Audero Muljadi. Hanya 11 percobaan serangan dan dua berwujud tembakan yang meleset dari gawang Sampdoria. Namun statistik itu membaik jelang akhir dengan dua serangan on target, termasuk satu gol oleh Jens Hauge.

Sementara itu anak-anak Claudio Ranieri yang hanya menguasai bola sebanyak 38 persen saja dalam laga Serie A tersebut malah berhasil mencatatkan empat serangan on target selama 90 menit, termasuk gol dari Quagliarella tersebut. Skor masih terjaga 1-1 sampai menit-menit terakhir laga.

Franck Kessie hampir saja memberi kemenangan bagi Rossoneri setelah satu serangan pada menit 93 menghantam tiang gawang Emil Audero, sesuatu yang membuat terkejut pada pendukung Milan. Sayang sekali gagal masuk!

Dengan hasil ini maka jarak Milan dengan rivalnya Inter masih terjaga 5 poin. Pasukan Antonio Conte akan sangat berterima kasih pada Sampdoria karena sudah berhasil menghambat pesaing terdekat mereka untuk perebutan Scudetto musim ini.

La Samp tidak pernah kalah dalam enam laga Serie A terkininya setelah mereka berhasil memimpin keunggulan lebih dulu. Mereka juga berhasil melewati ujian tidak kebobolan selama 30 menit pertama babak kedua, periode saat mana mereka hampir selalu kebobolan 18 kali, setara 42,86 persen, dari 42 gol kemasukan di kompetisi Liga Italia musim ini. Sayangnya, kelengahan hanya tiga menit jelang akhir berujung hilangnya dua poin penting.