Stefano Pioli Puji Kedewasaan & Keyakinan Milan Usai Menang Comeback vs Verona

AC Milan berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol di babak pertama untuk akhirnya pulang dengan kemenangan di kandang atas Verona pada Minggu (17/10) dini hari WIB, hasil yang membuat manajer Stefano Pioli bangga.

Stefano Pioli melihat comeback dari ketinggalan 2-0 untuk bangkit dan mengalahkan Verona dengan skor 3-2 di tengah krisis cedera mereka sebagai pertunjukan kedewasaan dari Milan dan bahwa mereka tengah membangun skuad yang kuat.

Rossoneri sudah tertinggal dua gol dalam 24 menit pertama ketika Gianluca Caprari membuka skot menit ketujuh dan Antonin Barak kemudian mencetak gol penalti untuk menggandakan keunggulan timnya yang bertahan hingga turun minum.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tertinggal dua gol tidak membuat Milan menyerah, dan mereka justru tampil luar biasa di babak kedua untuk kemudian menyamakan skor melalui gol-gol Olivier Giroud 59′ dan penalti Franck Kessie 76′. Bahkan gol bunuh diri Koray Gunter dua menit kemudian memberikan kemenangan 3-2 bagi tuan rumah.

Sebenarnya Stefano Pioli masuk ke pertandingan ini dengan banyak krisis cedera setelah Zlatan Ibrahimovic, Tiemoue Bakayoko, Rade Krunic, Junior Messias, Alessandro Plizzari, Alessandro Florenzi, dan Mike Maignan semua absen karena cedera, sementara Ante Rebic juga mengalami cedera selama pertandingan.

“Kami benar-benar kesulitan, itu rumit sejak awal, tetapi para pemain menunjukkan karakter yang hebat,” kata Stefano Pioli kepada Sky Sport Italia usai pertandingan. “Verona lebih kuat di babak pertama, lebih baik dalam duel, intensitas, dalam mendapatkan bola kedua, jadi mereka menciptakan situasi yang lebih berbahaya. Akan tetapi saya melihat kepercayaan pada tim saat istirahat. Itu benar-benar pertunjukan kedewasaan.”

“Yang kami butuhkan adalah kedewasaan dan konsistensi. Jika Anda ingin membidik target yang besar, Anda harus fokus pada hal-hal kecil terlebih dahulu, ambil setiap detail kecil satu per satu. Ini adalah bukti bahwa klub telah membangun skuat yang kuad, karena meski dengan begitu banyak pemain absen, saya masih memiliki tim yang kompetitif dan banyak pilihan untuk dibuat dengan karakteristik berbeda.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO