Sudah Berusia 39 Tahun, Zlatan Ibrahimovic Tegaskan Belum Siap Pensiun

Gilabola.com – ”Permainan saya semakin membaik. Saya merasa seperti Benjamin Button, saya terlahir tua dan akan mati dalam usia muda,” ujar Zlatan Ibrahimovic beberapa waktu lalu saat dia masih menunjukkan performa kelas atas di usia tua.

Kini penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic mengecam setiap laporan bahwa dia mungkin akan pensiun dalam waktu dekat, menegaskan bahwa dia akan terus bermain sepak bola sampai dia secara fisik tidak mampu.

Penyerang veteran Swedia itu mungkin sudah berusia 39 tahun, tetapi ia justru sedang dalam performa terbaiknya musim ini, mencetak 10 gol dalam enam pertandingan Serie A, membawa Rossoneri asuhan Stefano Pioli memuncaki klasemen sementara Liga Italia.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Dampak dari mantan penyerang PSG dan Manchester United itu di San Siro memang luar biasa, dengan timnya sempat berada pada urutan 14 klasemen Liga Italia pada Desember 2019, sebelum Zlatan Ibrahimovic masuk pada Januari 2020, mencetak 10 gol dan lima assist dalam 18 pertandingan, dan membawa Milan finish di urutan 6 klasemen pada akhir musim 2019/2020.

Dengan kontraknya hanya akan sampai pertengahan 2021 dan usianya yang terus berlanjut, banyak laporan bahwa top skor sepanjang masa kedua PSG dengan 156 gol itu bisa saja pensiun dari dunia sepak bola tahun depan dengan usianya akan beranjak 40 tahun pada Oktober 2021. Akan tetapi stariker veteran itu menegaskan bahwa dia masih ingin bermain lebih lama lagi.

“Saya akan terus bermain sampai saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi,” katanya kepada BBC Sport. “Saya hanya harus menjaga fisik tetap berada dalam kondisi baik dan sisanya oke-oke saja.”

“Saya memiliki banyak pengalaman, gol tidak pernah menjadi masalah, saya terus membaik. Saya bukan pemain yang sama seperti lima tahun lalu, bukan pemain yang sama seperti 10 tahun lalu. Kita semua berubah karena perkembangan dalam sudut pandang fisik Anda.”

“Saya jujur ​​mengatakan bahwa saya tidak berlari seperti yang saya lakukan sebelumnya; saya berlari lebih cerdas sekarang. Liga Italia, alasan saya mengatakan bahwa itu paling sulit bagi seorang striker karena sangat teknis. dan filosofi Italia adalah untuk tidak kebobolan daripada mencetak gol.”

“Saya merasa seperti berada di sini dari generasi yang berbeda. Saya bermain melawan [mantan kapten Milan] Paolo Maldini dan sekarang saya bermain dengan putranya, Daniel. Mudah-mudahan saya juga bisa bermain dengan putra Daniel, itu akan menjadi sebuah keajaiban.”

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL