Tak Terima Keok dari Inter Milan, Stefano Pioli : Milan Kalah Karena Kartu Merah!

Gilabola.com – Stefano Pioli menegaskan satu-satunya perbedaan antara AC Milan dan Inter Milan di perempat final Coppa Italia adalah kartu merah Zlatan Ibrahimovic, sembari menyesalkan pelanggaran Rafael Leao yang mengakibatkan gol penalti Romelu Lukaku.

AC Milan membuang keunggulan mereka di babak pertama usai dikalahkan rival sekota Inter Milan dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza pada Rabu (27/1) dini hari WIB, dengan mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-58 karena kartu merah Zlatan Ibrahimovic.

Bomber veteran Swedia itu membawa rossoneri unggul dulu menit ke-31 lewat tembakan mendatar dari dalam kotak penalti, tapi striker Belgia Romelu Lukaku kemudian menyamakan skor menit ke-71 dari titik putih usai Nicolo Barella dijatuhkan di kotak terlarang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Sebuah pelanggaran Soualiho Meïte pada Lautaro Martinez di depan kotak penalti akhirnya memberikan kesempatan bagi pemain pengganti Christian Eriksen untuk mencetak gol kemenangan via tendangan bebas. Gol ini akhirnya menyingkirkan Milan dari kompetisi Coppa Italia.

“Sangat mengecewakan bahwa kami harus tersisih, karena kami peduli dengan kompetisi ini,” kata Stefano Pioli kepada RAI Sport. “Penampilannya menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat yang bisa bertahan dengan baik, tetapi kehilangan seorang pemain membuatnya jauh lebih sulit.”

“Itu adalah pertandingan yang sangat seimbang, satu-satunya perbedaan adalah kami harus kehilangan satu pemain. Jika ini adalah pertandingan 11 lawan 11, itu akan menjadi laga terbuka untuk hasil apa pun dan kami juga terbukti unggul 1-0 saat bermain dengan 11 pemain.”

Stefano Pioli juga menyesalkan pelanggaran Rafael Leao pada Nicolo Barella di kotak penalti yang memungkinkan Romelu Lukaku menyamakan kedudukan, selain juga mengakui bahwa Zlatan Ibrahimovic juga seharusnya bisa lebih memperhitungkan momentum pelanggarannya pada Aleksandar Koralov.

“Kami naif dengan pelanggaran yang mengakibatkan penalti bagi Inter Milan,” tambah bos berusia 55 tahun tersebut. “Kartu kuning kedua Ibrahimovic adalah dari keinginannya untuk memenangkan bola kembali dan membantu tim. Dia bisa saja memperlambat tekelnya, tapi hal-hal seperti itu bisa terjadi.”