Tampil Cemerlang, Milan Permanenkan Status Bek Berpengalaman Asal Denmark

Simon Kjaer Resmi Dipermanenkan AC Milan Hingga 2022

Gila Bola – Mampu tampil apik sejak kedatanganannya, Simon Kjaer akhirnya resmi dipermanenkan sebagai pemain AC Milan dan di kontrak hingga 2022 nanti.

Datang pada bulan Januari tahun ini, Simon Kjaer yang awalnya dinilai hanya akan menjadi pemain alternatif di linie belakang Milan, ternyata langsung mendapat tempat inti di skuad asuhan Stefano Pioli. Kehadiran pemain tim nasional Denmark itu mampu memperkuat lini belakang I Rossoneri, terutama pada beberapa pertandingan terakhir mereka, setelah mulai klik dengan Alessio Romagnoli.

Puas dengan performa dari sang pemain, pada akhirnya Milan memutuskan untuk mempermanenkan status sang pemain dengan harga Rp 58 miliar. Angka tersebut bisa dibilang cukup murah, untuk seorang pemain yang mampu membuktikkan dirinya menjadi pasangan yang paling pas dengan Romagnoli.

Kepastian dari pembembelian Kjaer dari Sevilla, diberitakan oleh website resmi dari AC Milan sendiri yang mengumumkan bahwa bek 31-tahun itu akan dikontrak hingga 30 Juni 2022. Meskipun bisa dibilang hanyalah kontrak jangka pendek, namun hal tersebut memang sebuah keputusan yang wajar mengingat fokus I Rossoneri memang lebih kepada mendatangkan pemain-pemain muda berbakat.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Namun, pengalaman dari Kjaer ternyata masih mampu memberikan sesuatu yang positif bagi skuad Merah Hitam tersebut. Kontrak selama dua tahun juga bisa membantu pemain-pemain muda yang ada di I Rossoneri agar bisa terus belajar sesuatu dari sosok seperti bek asal Denmark tersebut.

Dengan adanya kepastian mengenai masa depannya, harapan dari Milan tentunya adalah agar bek 31-tahun itu terus tampil lebih baik lagi, tidak hanya di sisa musim ini, namun juga hingga masa baktinya berakhir. Usianya sendiri bisa dibilang masih cukup baik bagi seorang bek tengah untuk menampilkan performa yang baik dan konsisten setidaknya hingga dua atau tiga tahun lagi.

Kekuatan sang pemain dalam bola-bola udara dan juga fisik yang prima memang melengkapi permainan dari Romagnoli yang lebih mengandalkan antisipasi dan skill. Kombinasi itulah yang sepertinya membuat lini belakang I Rossoneri memang terlihat lebih solid, terutama memang pada sektor bek tengah tersebut.