Tinggalkan Inter Milan, Eriksen Langsung Dilamar Dua Klub Walau Minus Ajax

Christian Eriksen mendapat dua tawaran transfer tak lama setelah kontraknya diputus Inter Milan. Meski demikian, tak ada satupun tawaran yang datang dari bekas klubnya, Ajax.

Gilabola.com – Mantan gelandang Tottenham berusia 29 tahun itu belum pernah bermain sepak bola lagi, sejak ia alami henti jantung di atas lapangan saat Euro 2020.

Kontraknya kemudian diputus Inter karena para pemain sepak bola yang mengenakan ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator) – perangkat elektronik kecil yang bisa mencegah serangan jantung fatal, dilarang bermain di Italia. Alat ini digunakan Eriksen untuk memantau irama jantungnya dan mengirimkan kejutan ke jantungnya jika perlu.

Namun agennya, Martin Schoots, mengonfirmasikan ada beberapa klub yang ingin merekrut mantan pemain Inter Milan asal Denmark tersebut.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

“Chris dalam kondisi fisik yang bagus. Dia akan bermain lagi, saya optimistis, sepak bola adalah passion-nya,” tandas Schoots kepada Gazzetta dello Sport, seperti dilansir The Sun.

“Kita lihat saja di bulan Januari nanti. Saya akan katakan, dua klub sudah mengontak saya dan bertanya soal dia,” tambahnya.

“Dan ini sudah terjadi beberapa waktu lalu, saat dia masih menjadi pemain Inter Milan. Namun dia sudah berlatih sendiri, menjauh dari sorotan,” ujar Schoots.

Eriksen sudah kembali berlatih bulan ini bersama klub masa kecilnya, Odense Boldklub. Ada tautan yang membuatnya berpeluang kembali ke bekas klubnya, Ajax. Namun, jurnalis yang juga pakar transfer, Fabrizio Romano, membantah bahwa raksasa Belanda itu tertarik untuk memboyongnya kembali.

Lalu, Tottenham juga diperkirakan akan menjadi langkah bagus berikutnya bagi Eriksen. Playmaker itu pernah menghabiskan tujuh tahun karirnya di klub London Utara, di mana ia tercatat bermain sebanyak 350 kali, sebelum hengkang di bulan Januari 2020.

“Sudah jelas semuanya akan berakhir seperti ini, khususnya karena Italia menjadi satu-satunya negara yang tak membolehkan anda masuk lapangan atau bahkan berlatih, jika mengenakan ICD,” tandas Schoots mengenai alasan kliennya tinggalkan Inter Milan.

“Sejauh ini, dia hanya bisa mengucapkan selamat tinggal kepada para direktur, tapi dia juga akan bertemu dan mengucapkan selamat tinggal pada rekan-rekannya,” tambahnya.

“Tentu saja dia ingin datang ke San Siro secepatnya di bulan Januari nanti, untuk menyaksikan fans yang luar biasa yang mengidolakannya. Mereka menyukainya sebagai pesepak bola, dan setelah mengetahui kondisinya, para fans itu juga sangat mendukungnya sebagai seseorang. Terpisah dari sepak bola, koneksi ini akan tetap selamanya,” ujar Schoots.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaRobert Lewandowski Samai Rekor Gol Cristiano Ronaldo
SelanjutnyaIngin Hancurkan Arsenal? Musuh Liga Inggris Lainnya Cukup Beli Saja Tiga Pemain Muda Ini