Zlatan Ibrahimovic Sesumbar Bisa Cetak Empat Gol Jika Usianya Masih Muda!

Gila Bola – Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan kemenangan AC Milan dalam laga pembuka Serie A mereka melawan Bologna dengan lesakan dua golnya, tapi menegaskan bahwa dia bisa saja mencetak empat gol andai usianya lebih muda.

Lini serang Rossoneri sejatinya tampil kurang meyakinkan, beruntung striker veteran Swedia masih menunjukkan sisa-sisa kualitasnya, menanduk umpan silang Theo Hernandez sebelum mengeksekusi penalti untuk membawa timnya menang 2-0.

Dia nyaris mencetak hat-tricknya di pertengahan babak kedua setelah menerima bola di sekitar kiper Lukasz Skorupski, tetapi tembakannya meleset pada gawang yang sudah kosong, membuatnya kehilangan kesempatan untuk menjadi pemain tertua yang pernah mencetak tiga gol di Serie A.

Usai pertandingan, Zlatan Ibrahimovic mengaku puas dengan dwigolnya yang membantu kemenangan AC Milan, tapi menegaskan bahwa dia bisa menambah dua gol lain jika usianya masih muda.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya baik-baik saja, saya sedang bekerja, ini adalah pertandingan resmi kedua kami,” kata bomber gaek berusia 38 tahun itu kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan.

“Kami menang, saya bisa mencetak lebih banyak gol. Jika saya berusia 20 tahun, saya akan mencetak dua gol lagi. Saya seperti Benjamin Button, saya terlahir tua dan saya mati muda.”

Sebelumnya AC Milan telah memulai musim mereka dengan kemenangan tandang 2-0 atas Shamrock Rovers pada kualifikasi Liga Europa, dengan Zlatan Ibrahimovic juga menyumbang sebiji gol.

Mereka akan berharap untuk melanjutkan performa luar biasa mereka dari akhir musim lalu, ketika mereka naik ke urutan keenam di klasemen akhir Serie A dengan sembilan kemenangan dan tiga hasil imbang dari 12 pertandingan liga terakhir mereka.

Zlatan Ibrahimovic berperan besar terhadap kesuksesan Rossoneri di paruh kedua musim lalu, mencetak 10 gol dan lima assist dalam 18 penampilan Serie A setelah pindah dari LA Galaxy.

Dan eks bomber PSG dan Manchester United itu menegaskan bahwa dia memiliki ambisi besar untuk membawa AC Milan berprestasi tinggi musim ini dan menolak anggapan bahwa dirinya sudah berusia veteran untuk memainkan sepak bola.

“Tahun ini kami harus memikirkan satu pertandingan pada satu waktu dan fokus untuk melakukannya dengan baik, bermain dengan percaya diri, dan memainkan setiap pertandingan seperti final. Tujuannya adalah untuk tetap berada di posisi teratas di klasemen.”

“Saya suka memiliki tanggung jawab. Tekanan terbesar datang dari diri saya sendiri. Saya tidak ingin siapa pun membicarakan usia saya, saya ingin semua orang dinilai pada tingkat yang sama, saya tidak ingin mendapat bantuan hanya karena saya sudah berusia 38 tahun.”