
Gilabola.com – Pelatih kepala Bayern Munchen, Vincent Kompany, menegaskan timnya tidak ingin kehilangan fokus saat menghadapi SC Freiburg di Bundesliga. Meski demikian, bayang-bayang laga besar Liga Champions melawan Real Madrid tetap menjadi perhatian.
Dengan kondisi tim yang dihantam cedera serta jadwal padat, Kompany harus mencari komposisi terbaik agar keseimbangan tim tetap terjaga. Strategi tersebut akhirnya berhasil, walau Bayern harus bersusah payah sebelum mengamankan kemenangan dramatis 3-2.
Kompany menurunkan kombinasi pemain inti dan pelapis demi menjaga kebugaran skuad jelang laga penting berikutnya. Tanpa Harry Kane yang mengalami masalah kebugaran dan Nicolas Jackson yang terkena larangan bermain, lini depan dipimpin oleh Serge Gnabry sebagai penyerang utama. Ia didukung oleh Luis Díaz, Lennart Karl, serta Raphaël Guerreiro.
Menariknya, Dayot Upamecano tidak dimainkan sama sekali, sementara posisi bek tengah diisi oleh Jonathan Tah dan Kim Min-jae. Di sektor lain, tidak banyak kejutan, kecuali Bischof yang tampil sebagai bek kiri.
Babak Pertama: Freiburg Tampil Lebih Agresif
Sejak awal laga, Freiburg tampil agresif dan menunjukkan determinasi tinggi. Pola permainan mereka mengingatkan pada pertemuan sebelumnya, di mana mereka sempat unggul lebih dulu.
Pada menit ke-14, Philipp Treu gagal memanfaatkan peluang emas setelah tembakannya melebar dari gawang.
Bayern merespons lewat Joshua Kimmich pada menit ke-20, tetapi sepakannya masih mengarah tepat ke penjaga gawang Noah Atubolu.
Tempo pertandingan di awal laga terasa datar. Situasi ini dipengaruhi oleh faktor jadwal yang padat, jeda internasional, serta fokus yang mulai tertuju ke laga berikutnya.
Di sisi lain, Freiburg tampil konsisten, meskipun terlihat berpotensi kehabisan tenaga seiring waktu.
Penjaga gawang Bayern, Manuel Neuer, menjadi salah satu pemain paling menonjol di babak pertama. Ia melakukan penyelamatan penting pada menit ke-34 dari peluang Philipp Lienhart.
Babak Kedua: Bayern Tertinggal dan Bangkit
Memasuki babak kedua, Bayern justru tampil kurang rapi. Kesalahan di lini belakang membuat Lennart Karl kehilangan bola, yang kemudian dimanfaatkan oleh Johan Manzambi untuk mencetak gol lewat tembakan keras dan membawa Freiburg unggul 1-0.
Tak lama kemudian, Lucas Höler beberapa kali mengancam pertahanan Bayern, meski belum berhasil menambah gol.
Gol kedua Freiburg akhirnya datang pada menit ke-71. Höler memanfaatkan situasi sepak pojok dan berhasil mencetak gol setelah bola liar jatuh di kakinya, menjadikan skor 2-0.
Momen Krusial: Kebangkitan Bayern
Meski tertinggal, Bayern mulai menunjukkan reaksi. Pada menit ke-81, Bischof mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Menjelang akhir laga, Bischof kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu, mengubah skor menjadi 2-2.
Tak berhenti di situ, Bayern melengkapi comeback luar biasa mereka. Joshua Kimmich mengirim umpan akurat kepada Alphonso Davies, yang kemudian memberikan assist kepada Lennart Karl untuk mencetak gol kemenangan 3-2.
Analisa Performa dan Tantangan Berikutnya
Selama hampir 80 menit, performa Bayern tidak terlalu meyakinkan. Namun, mentalitas dan daya juang tim menjadi pembeda di akhir laga.
Kemenangan ini menunjukkan bahwa Bayern tetap memiliki karakter kuat, meski kondisi fisik pemain menjadi perhatian. Beberapa cedera ringan tampaknya masih memengaruhi performa tim secara keseluruhan.
Dengan laga besar melawan Real Madrid yang sudah di depan mata, fokus dan konsistensi akan menjadi faktor krusial. Bayern memang sempat melakukan beberapa kesalahan, terutama di lini pertahanan, namun hasil akhir tetap berpihak pada mereka.
Kini, Bayern harus segera mengalihkan perhatian karena tantangan berikutnya sudah menanti.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!