Bayern Muchen Siap Jadi Juru Damai 12 Klub Pembangkang dengan UEFA

Gila Bola – Petinggi dari Bayern Munchen, Karl Heinz-Rummenigge mengatakan bahwa dirinya sudah siap untuk menjadi juru damai antara 12 klub penggagas Liga Super Eropa dengan UEFA.

Krisis di sepakbola antar klub Eropa yang muncul akibat lahirnya Liga Super Eropa beberapa hari terakhir memang menjadi sebuah pemberitaan yang cukup hangat. Meskipun ambisi dari kompetisi breakaway tersebut tidak bisa berlangsung lama, tetapi keputusan dari 12 klub besar Eropa untuk berusaha melahirkan kompetisi baru di luar UEFA memang masih menjadi pembahasan yang serius.

Meskipun banyak pihak yang masih mengecam tim-tim penggagas Liga Super, tetapi raksasa Jerman, Bayern Munchen yang diwakili oleh ketua dewan klub mereka, Karl Heinz-Rummenigge tidak melakukan hal tersebut. Rummenigge sendiri dalam wawancaranya dengan Tuttosport mengaku siap melakukan dialog dengan pihak-pihak yang bersengketa untuk mencari jalan damai agar situasi kembali nyaman.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Sang petinggi mengaku bahwa sebagai sosok yang memang menyukai kedamaian, dirinya sudah diminta presiden UEFA, Aleksander Ceferin untuk membantu mengatasi masalah yang ada. Rummenigge menambahkan dengan sudah berakhirnya suara mengenai Liga Super Eropa untuk saat ini, sudah saatnya mencari jalan terbaik bagi semua pihak dan tidak membuat suasana kembali panas.

Sudah datangnya permintaan maaf dari para perwakilan 12 klub penggagas Liga Super Eropa membuat Rummenige merasa bahwa saatnya menghilangkan krisis dengan cara yang cerdas. Sang ketua dewan menyarankan agar semua pihak menunggu hingga suasana benar-benar dingin dan cair sebelum mereka melakukan dialog agar kondisi bisa diselesaikan dengan tenang tentunya.

Memang ada wacana untuk memberikan hukuman kepada klub-klub penggagas Liga Super tersebut, tetapi Rummenige memastikan bahwa jika UEFA tidak menutup pintu bagi siapapun untuk kembali. Karena itulah, memang meskipun ada peluang 12 klub pembangkang itu bisa dihukum tetapi tampaknya mereka tetap bisa berkompetisi di Eropa musim depan.

Meskipun menjamin bahwa perdamaian sangat mungkin terjadi antara pihak yang bersengketa, tetapi Rummenige masih belum bisa menjamin apakah hubungan Ceferin dengan presiden Juventus, Andrea Agnelli bisa pulih. Situasi antara kedua pihak tersebut memang cukup pribadi jadi mungkin bakal membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama.