Bayern Munchen Asah Akurasi Tendangan Dengan Papan Target Raksasa

Gilabola.com – Bayern Munchen tidak ingin latihan klub Liga Jerman itu tegang. Mereka asah akurasi tendangan dengan papan target raksasa.

Bayern Munchen sejak awal bulan ini telah sukses menggelar latihan dengan cara yang unik. Kini mereka melanjutkan semua sesi latihan dan dilengkapi dengan cara yang tak kalah unik dari sebelumnya.

Mereka dengan serius tapi santai mengasah akurasi tendangan dengan menggunakan papan target sasaran yang berukuran besar. Papan tersebut terbuat dari karet dan dilengkapi dengan perekat khusus yang bisa membuat bola menempel.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Sama dengan permainan lempar panah kecil, para pemain Bayern harus akurat melepaskan tendangan mereka hingga bola menempel pada titik skor kecil sampai besar. Robert Lewandowski, Thomas Muller dan Thiago tak mau ketinggalan menembakkan bola untuk melatih akurasi mereka.

Pelatih mereka, Hans-Dieter Flick kebagian tugas mengumpulkan bola-bola yang menempel di papan raksasa tersebut. Ia memungut semua bola dengan tiang khusus agar bisa menjangkau posisi bola yang tinggi.

Channel Gilabola di Youtube

Bayern Munchen ingin segera bisa bertanding kembali

Para pemain ketagihan untuk beradu siapa yang paling tepat dalam melepaskan tendangan mereka. Mantan pemain Arsenal, Serge Gnabry, terlihat girang setelah dirinya sukses menendang bola tepat ke tengah titik target dengan skor besar.

Manuel Neuer tak mau kalah ikut latihan ceria tersebut. Ia beberapa kali berusaha mengalahkan rekor Gnabry saat rekan-rekannya memperhatikan.

Hansi Flick sendiri tidak sabar lagi ingin membuktikan jika ia memang layak menjadi pelatih Bayern dengan mengikuti pertandingan. Jerman sendiri tidak mengijinkan pengumpulan massa seperti suporter, sama seperti di gelaran-gelaran lainnya.

Hal ini memungkinkan Bundesliga untuk ikut menggelar pertandingan yang tersisa dengan tanpa dihadiri suporter. Pemerintah tidak mengijinkan para fans menghadiri stadion sampai bulan September mendatang untuk antisipasi pandemi virus corona masih merajalela di negara tersebut.

AHABET
AHABET