Bayern Munchen Belum Move On Dari Carlo Ancelotti

Bayern Munchen Belum Move On Dari Carlo Ancelotti

Gilabola.com – Bayern Munchen belum move on dari Carlo Ancelotti. Hal itu terlihat dari pengakuan kepala klub Liga Jerman Karl-Heinz Rummenigge.

Karl-Heinz Rummenigge bahkan mengakui jika dirinya sampai menangis saat memecat Carlo Ancelotti dari Bayern Munchen. Reaksi sang mantan manajer juga membuat Rumenigge sulit melupakan salah satu momen emosionil di klub Bundesliga tersebut.

Sang pria Italia telah dipecat oleh klub Liga Jerman itu di bulan September 2017. Manajer jago ngebul itu ditendang setelah timnya kalah skor 3-0 lawan Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Pria yang kini memoles Napoli itu sukses membawa Bayern meraih titel juara Bundesliga dalam satu musim penuh. Berjaya di Liga domestik tidak berlanjut di gelaran Eropa hingga dirinya dipecat.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Rummenigge mendapatkan tugas sebagai orang yang harus mengabarkan keputusan pemecatan itu kepada sang mantan pelatih Real Madrid. Meski tugas sederhana, namun hal itu sulit dilakukan oleh Rummenigge.

“Pertama-tama, saya pikir Ancelotti itu adalah sosok manajer yang luar biasa,” ujar sang mantan striker kepada Sports Max. “Sayangnya, Bayern tidak akan membaik setelah setahun setengah dan Ancelotti tidak mendapatkan hasil yang kami harapkan di musim kedua.”

Bayern Munchen tugaskan Rummenigge untuk sampaikan pemecatan

“Tapi Ancelotti itu orang yang baik, bagi saya dia adalah teman sesungguhnya. Dia selalu kalem dalam situasi apapun.”

“Saya sudah bekerjasama dengan banyak pelatih, setiap oangnya punya skill berbeda. Tapi Ancelotti itu punya kemampuan untuk selalu santuy, bahkan dalam kondisi tersulit sekalipun.”

“Saya masih ingat momen saat ditugaskan untuk memecatnya. Saya sampai menangis. Ancelotti sendiri mengerti dengan situasinya, dia memeluk saya dan berkata: ‘Tidak apa-apa bro. Kau bukan bos saya lagi, tapi kita masih bisa tetap berteman.”

“Karuan saya jadi nangis bombay, karena saya tidak pernah menduga akan mendapatkan kalimat seperti itu dari dirinya. Dia tidak kesal lho. Saya jadi menyadari betapa dia adalah orang yang baik sekali,” pungkasnya penuh kepedihan nan tak terperikan.