Bayern Munchen di Ambang Gagal Lepas Jerome Boateng

Bayern Munchen Diambang Gagal Lepas Jerome Boateng

Gilabola.com – Bayern Munchen diambang gagal melepas Jerome Boateng. Klub Liga Jerman itu masih membuatnya penasaran untuk bangkit kembali.

Bayern Munchen musim ini tak terlalu menyenangkan bagi Jerome Boateng. Sebagian besar musim ia lalui dengan duduk di bangku cadangan, dan ketika ia bermain malah sering dikritik. Dalam sebuah wawancara dengan kicker, sang bek lantas berbicara tentang situasi saat ini dan masa depannya.

Pemain yang berusia tiga puluh tahun itu masuk beberapa berita utama setelah Bayern merayakan titel ganda mereka. Boateng tidak memainkan peran penting dalam Ruckrunde dan dia tampak tidak puas.

Setelah peluit terakhir dalam pertandingan Bundesliga terakhirnya, Boateng tidak ikutan dalam tradisi ‘mandi bir’ atau perayaan lainnya. Dia mengangkat trofi itu dan langsung pulang ke rumah.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Hal yang sama terjadi setelah Bayern memenangi DFB Pokal. Boateng menggunakan kesempatan pertama untuk pergi begitu saja. Setelah pertandingan berakhir, CEO klub Uli Hoeness berang dan menyarankan Boateng untuk angkat kaki saja dari klub.

Dalam wawancara tersebut, Jerome menilai musim 2018/19 sangat negatif bagi dirinya secara pribadi. Dia berbicara tentang betapa hancurnya ia setelah mimpi pindah ke Paris Saint-Germain dihentikan oleh anggota Dewan Bayern.

“Kepalaku sudah di tempat lain. Ketika Anda mendapatkan keadaan seperti yakin akan jadi pergi dengan jumlah yang memadai bisa dibayarkan, tapi kemudian semuanya tiba-tiba hilang. Rasanya jadi sesuatu di dalam diri saya yang hancur,” ujarnya melalui Bavarian Footballworks.

Jerome Boateng janji akan lebih baik lagi di Bayern Munchen

Dia mengakui dirinya sering main buruk di Hinrunde, tetapi berpikir bahwa kinerjanya membaik di Ruckrunde. Ia juga merasa tidak diperlakukan adil dengan terlalu sering ditinggalkan di bangku cadangan.

“Saya bisa mengubah diri ini terbalik dan bermain dengan baik, tapi saya juga dilatih untuk itu. Semua alasan yang diberikan oleh pelatih membuat saya jadi bertanya-tanya: Mengapa saya jadi orang yang selalu harus ditinggalkan di bangku cadangan?

Boateng sendiri sering dituduh kehilangan ketertarikan pada sepak bola. Karena ia terlibat dalam berbagai proyek (di luar lapangan), seperti main bareng BoA atau hubungannya dengan Jay Z. BoA telah membela dirinya terhadap tuduhan tersebut.

“Aku masih panas, saya pasti akan menyerang lagi di musim yang baru. Saya jelas membayangkan bahwa saya dapat melanjutkan karir saya di Bayern. Saya tidak akan melarikan diri, situasi berubah dengan cepat,” pungkasnya yang jelas tidak sepaham dengan manajemen yang ingin menendangnya dari skuad ke klub lain.