Bayern Munchen Ditolak Bintang Stuttgart Benjamin Pavard

Bayern Munchen Ditolak Bintang Wolfsburg Benjamin Pavard

Gilabola.com – Bayern Munchen harus melihat pinangannya kepada bintang muda Stuttgart, Benjamin Pavard, ditolak pemain asal Prancis tersebut.

Benjamin Pavard bahkan membantah telah menandatangani kesepakatan untuk tinggalkan Stuttgart dan bergabung dengan Bayern Munchen pada akhir musim ini.

Pemain internasional Prancis yang tampil mentereng di Piala Dunia 2018 di Rusia itu sudah lama dikaitkan dengan Bayern Munchen. Beberapa laporan kemudian mengklaim, sudah ada kesepakatan tentang transfer Benjamin Pavard di jawara Bundesliga tersebut.

Ingin Fokus di Stuttgart

Namun, pemain berusia 22 tahun itu tegaskan, masa depannya masih jauh dari kepastian. “Saya belum menandatangani apapun dengan Bayern,” ujar Pavard kepada Le Parisien.

“Minat klub seperti itu membuat saya bahagia, tapi saya ingin fokus pada Stuttgart hari ini. Saya tidak mau pikirkan musim panas mendatang,” tegas Pavard.

Advertisement
advertisement
advertisement

Pavard jadi salah satu pemain Perancis yang menonjol di Piala Dunia, ketika mereka mengklaim trofi turnamen tersebut setelah menang 4-2 atas Kroasia dalam final yang digelar di Moskow.

Pavard Baru Sadar, Kini Punya Banyak Penggemar

Kabar mengenai transfer Pavard ke Bayern Munchen, pada Januari, juga telah dibantah Presiden Stuttgart, Wolfgang Dietrich. “Kami harus memperkuat pasukan kami, bukan malah melemahkannya. Tidak ada yang disepakati dengan Bayern,”  tegas Dietrich.

Diakui Pavard, ia kini punya banyak penggemar di tanah airnya setelah berhasil meningkatkan penampilannya secara signifikan di Rusia. “Di Prancis, terutama Paris, saya tidak bisa naik metro lagi. Saya harus mengenakan tudung jaket. Tapi itu jadi ketenaran yang berusaha saya jalani dengan tenang dan berusaha tetap bersikap baik pada semua orang,” tambahnya.

“Ketika saya masih kecil, saya ingin menjadi pemain profesional. Sekarang saya sudah melakukannya, saya ingin memenangkan trofi. Saya telah memenangkan trofi yang paling indah. Saya berharap akan ada yang lain. Bagaimanapun, saya berhasil menang,” ujar Pavard.