Bayern Munchen Harus Keluarkan 2,2 Triliun untuk Philippe Coutinho

Bayern Munchen Harus Keluarkan 2,2 Triliun untuk Philippe Coutinho

Gilabola.com – Bayern Munchen harus keluarkan dana 140 juta Euro atau 2,2 triliun Rupiah untuk bisa memboyong Philippe Coutinho dari Barcelona.

Waktu Coutinho di Barcelona akhirnya akan segera berakhir. Setelah musim 2018/19 yang menyedihkan, bintang asal Brasil itu terbang ke Bayern dengan kontrak peminjaman selama satu tahun.

Coutinho bahkan tak tampak di dalam skuad Barca yang berlaga di kandang Athletic Bilbao, Sabtu (17/8) dinihari tadi. Tak lama, raksasa Jerman tersebut mengonfirmasi langkah transfer Coutinho ke Allianz Arena tersebut usai pertandingan yang dimenangkan Bilbao, 1-0.

Philippe Coutinho diperkirakan akan tiba di Bavaria pada Minggu (18/8) atau Senin (19/8) waktu setempat, untuk menyelesaikan sejumlah formalitas transfer dan ia bisa tampil dalam pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen melawan Schalke pekan depan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Namun, untuk amankan jasa pinjaman Coutinho, skuad Niko Kovac harus keluarkan dana tidak sedikit. Menurut laporan Sport yang dilansir Give Me Sport, mereka harus bayarkan dana pinjaman selama satu tahun sebesar 20 juta Euro dan bayarkan pula gaji bintang Brasil itu yang sebesar 12 juta Euro per tahun.

Ini tentunya bukan kesepakatan buruk bagi pemain sekelas Coutinho. Tapi, jika Bayern ingin membeli pemain berusia 27 tahun itu secara permanen, maka mereka harus bayarkan klausul opsi pembelian sebesar 120 juta Euro – yang akan berakhir pada 30 Juni tahun depan.

Tambahkan itu ke biaya pinjaman, dan totalnya Bayern harus gelontorkab 140 jura Euro –  hampir sama dengan biaya yang awalnya dibayar El Barca kepada Liverpool untuk dapatkan Coutinho.

Tahun depan, saat klausa pembelian tersebut mulai berlaku, Coutinho akan berusia 28 tahun dan kemungkinan akan bermain di turnamen Copa America bersama Brasil pada awal musim panas.

Dia tentunya tidak ingin bernasib sama seperti Alexis Sanchez, dan dia akan hadapi masalah kelelahan serius dengan beban tugas sepakbola internasional. Kecuali, jika dia lakoni musim debut yang paling luar biasa di Bundesliga, dan membantu mengantarkan Bayern ke Liga Champions, posisi penuh waktu di Allianz Arena terlihat tidak mungkin.