Bayern Munchen Juara Liga Champions Jadi Petunjuk Masa Depan Jurgen Klopp

Bayern Munchen Juara Liga Champions Jadi Petunjuk Masa Depan Jurgen Klopp

Gila Bola – Bayern Munchen seakan beri petunjuk bagi masa depan Jurgen Klopp setelah mereka jadi juara Liga Champions musim ini.

Hanya setahun lalu, klub yang ditukangi Jurgen Klopp merayakan keberhasilan mereka menjadi juara Liga Champions – gelar European Cup ke enam mereka, dalam final yang digelar di Madrid.

Sekitar 13 bulan kemudian, saat ini, dalam turnamen yang digelar sedikit berbeda di Portugal, Die Roten-lah yang membawa pulang trofi Si Kuping Besar setelah mereka kandaskan impian PSG, 1-0, saja. Skuad asuhan Hansi Flick itupun bergabung dengan The Reds menjadi tim yang berhasil meraih penghargaan di kompetisi klub-klub papan atas Eropa tersebut untuk ke enam kalinya.

Sebuah panel telah mendiskusikan final Liga Champions kali ini dalam podcast terbaru Blood Red, termasuk bagaimana mantan gelandang Liverpool, Philippe Coutinho, akhirnya berhasil mengangkat trofi impianĀ  tersebut bersama Bayern, meskipun ia kerap diberitakan negatif karena tampil mengecewakan sejak tinggalkan Anfield pada tahun 2018.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Lalu, Thiago Alcantara – bintang Bayern Munchen yang tengah dikaitkan dengan transfer ke Anfield, juga tampil dalam pertandingan itu, walau itu cukup dimengerti, karena dia tak masuk dalam daftar transfer aktif The Reds.

Untuk Coutinho, Thiago dan seluruh rekan-rekan satu timnya di Bayern, pertandingan itu menjadi puncak dari perubahan luar biasa yang dilakukan di Allianz Arena.

Bayern Meroket Setelah Ditangani Flick

Pada akhir musim ini, skuad Flick tercatat memenangkan 21 pertandingan – plus satu laga persahabatan melawan Marseille, dan mengakhiri tahun kalender dengan satu-satunya hasil imbang dengan skor 0-0, yakni laga melawan RB Leipzig pada Februari 2020.

Selain itu, klub jawara Bundesliga itu juga telah memenangkan semua pertandingan di tahun 2020, dan memenangkan pula semua pertandingan Liga Champions pada musim 2019/20.

Namun, jika kembali ke medio November tahun lalu, situasi yang dialami Bayern Munchen sangat berbeda. Saat itu mereka diasuh Niko Kovac, dan segalanya tampak tak terlalu gemilang di tangan pelatih asal Kroasia tersebut.

Dia kemudian tinggalkan Allianz Arena menyusul kekalahan memalukan, 5-1, dari Eintracht Frankfurt. Posisinya kemudian digantikan Hansi Flick yang saat ini masih menjadi asistennya. Flick pun awalnya direkrut sebagai pelatih sementara.

Segera setelah Flick mengambil alih kepelatihan Thomas Muller dan kawan-kawan, terlihat jelas bahwa dia-lah pelatih yang tepat bagi Die Roten. Dan, hal itu benar-benar terbukti.

Pelatih bernama lengkap Hans-Dieter Flick itu kini dikenal sebagai salah satu pelatih sepak bola papan atas di dunia, di antaranya karena ia berhasil membawa Bayern menjadi juara Liga Champions.

Berdampak pada Nasib Klopp?

Tapi, situasi Flick di Bayern Munchen ini, juga disinyalir bisa berdampak besar pada masa depan pelatih Anfield, Jurgen Klopp, meskipun pekan lalu ia menyatakan ‘akan cuti’ selama satu tahun setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir.

“Saya akan cuti selama setahun (saat kontrak saya berakhir pada tahun 2024), lalu kita lihat saya apakah saya kangen sepak bola,” ujar Klopp ketika itu, seperti dilansir LiverpoolECHO,

Klopp tampaknya cukup mengerti, dia tak akan punya terlalu banyak tawaran pekerjaan di sepak bola, dan sesaat ingin ‘menikmati hidup’ jauh dari dunia olah raga.

Namun, kaitannya dengan Timnas Jerman tak pernah pudar. Apalagi Klopp memang punya kharisma yang jelas di lapangan, walau harus dipertanyakan lagi apakah pelatih 52 tahun itu suka dengan minimnya hubungan dirinya dengan para pemain, seperti yang selalu ia jalani bersama klub yang diasuhnya.

Tapi kini, Flick sudah memantapkan dirinya, bahwa ada opsi lain yang layak dipertimbangkan tim nasional, jika Joachim Loew pergi. Apalagi, Flick pernah menjadi asisten Loew saat Jerman memenangkan Piala Dunia 2014.

Saat ini, Loew sudah jalani pekerjaannya sebagai pelatih Die Mannschaft selama 14 tahun – dan habiskan dua tahun sebelumnya sebagai asisten Jurgen Klinsmann, maka Jerman kemungkinan akan lakukan promosi dan memilih orang yang sudah mereka kenal kualitasnya.

Tak ada alasan untuk berpikir bahwa pelatih Jerman berikutnya haruslah orang yang pernah bekerja atau berperan dalam kepelatihan Loew. Tapi, jika Flick tinggalkan Bayern Munchen untuk pekerjaan tersebut empat tahun mendatang – di mana Loew diperkirakan bakal lengser setelah Piala Eropa tahun depan, maka waktu bagi Klopp untuk mengambil alih posisi pelatih timnas kemungkinan tidak tepat.

Setelah prestasi yang ditunjukkan Flick bersama Bayern musim ini, kini ada kandidat lain yang cukup jelas bagi pengganti Loew.

Apalagi, Klopp sendiri tak akan tinggalkan Liverpool, kecuali terjadi sesuatu yang luar biasa. Tapi, langkah selanjutnya, kemungkinan tak lagi sejelas yang dipikirkan banyak orang.

berita bola liga inggris spanyol italia jerman indonesia