Bayern Munchen Mengecewakan Walau Menang, Nagelsmann Desak Perubahan Ini

Pelatih Bayern Munchen, Julian Nagelsmann, mengaku tak suka melihat penampilan anak asuhnya walaupun mereka menang atas Freiburg di pertandingan terakhir.

Gilabola.com – Diungkapkan Nagelsmann, timnya harus bisa mengembangkan counter-pressing mereka dan tampil lebih efisien dalam bertanding.

Terutama para pemainnya di pusat lini tengah, seperti Joshua Kimmich, Leon Goretzka dan Corentin Tolisso. Walau Tolisso kerap dikritik selama karirnya bersama Die Roten, tapi tidak demikian dengan Kimmich dan Goretzka, khususnya saat Goretzka sukses mencetak gol.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Namun, tampaknya, Nagelsmann ingin timnya tampil lebih agresif, terlepas dari keberhasilan mereka mencetak gol. Dan, walaupun permainan bek tengah Bayern Munchen tidak tampak luar biasa, Nagelsmann menyaksikan kurangnya Gegenpressing atau counter-pressing para pemain tengah menjadi alasan sulitnya tim dalam bertahan.

Counter-pressing sendiri merupakan permainan yang menuntut sebuah tim untuk bisa mengganggu permainan lawan, sambil berusaha menekan melalui serangan balik yang cepat dan bola yang dimenangkan di area lawan. Taktik ini diketahui lebih terorganisir dalam memanfaatkan pemain di setiap area lapangan demi menutup pergerakan pemain dan arah bola lawan.

Diungkapkan Bavaria Football Works, walaupun saat ini Bayern berada di posisi teratas papan klasemen grup di Liga Champions dan Bundesliga, Nagelsmann benar-benar khawatir kesalahan seperti ini bisa menghukum mereka di babak knockout turnamen Eropa tersebut.

Sikap ini menunjukkan, target utama Nagelsmann adalah Liga Champions. Dia tahun, para pelatih Bayern Munchen sebelumnya bisa memenangkan gelar juara Bundesliga, tapi dia ingin menempatkan dirinya dalam daftar pelatih elit Bayern yang memenangkan gelar Liga Champions.

Sebelumnya diberitakan, sesaat setelah ia didapuk sebagai pelatih baru Bayern, Nagelsmann mengakui dirinya kemungkinan akan mengubah posisi tiga pemainnya musim ini.

Nagelsmann menjadi pelatih termuda dalam sejarah Bundesliga. Dia juga menjadi salah satu pelatih yang paling revolusioner dan baru memulai karirnya di Bayern Munchen musim ini.

Di awal kepemimpinannya di Allianz Arena, Nagelsmann sudah berhasil mempersembahkan trofi Piala Super Jerman di bulan Agustus 2021. Saat itu, timnya sukses mengalahkan Borussia Dortmund di final ajang tersebut, dan Nagelsmann langsung menyatakan bahwa ia mempersembahkan kemenangan ini untuk Hansi Flick – pelatih Bayern sebelum Nagelsmann yang kini masih Timnas Jerman.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO