Borussia Dortmund Bangkit Dari Kubur, Bundesliga Berubah

Borussia Dortmund Bangkit Dari Kubur, Bundesliga Berubah

Gilabola.com – Borussia Dortmund bangkit dari kubur, gelaran Liga Jerman alias Bundesliga kini berubah. Peta kekuatan tak lagi sama.

Borussia Dortmund dilaporkan ChinaOrg kini membuat para raksasa Bundesliga cemas. Bayern Munchen, RB Leipzig dan Moenchengladbach kini tak bisa menganggap remeh kubu Dortmund lagi.

Mereka sempat bagaikan kurang difavoritkan jadi juara, tapi itu dulu. Kini secara drastis mereka sanggup berubah dalam waktu singkat setelah sebelumnya mengaku tidak yakin bakal bisa bersaing ketat dengan klub-klub Bundesliga lainnya.

Salah satu kunci kebangkitan mereka adalah karena faktor para pemain yang dimiliki, termasuk rekrutan kinyis-kinyis yang masih berpeluang ke Manchester United, Erling Haaland. Jadon Sancho jadi pemain termuda di Liga Jerman yang mencetak 25 gol.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Haaland bahkan mencetak 7 gol dan 1 assist dari 3 pertandingan! Monster gol muda itu hanya perlu 77 menit untuk menghasilkan semua golnya berseragam Dortmund. Ia sukses menjadi bintang idola baru, bukan hanya di klubnya saja, namun di gelaran Liga Jerman secara umum juga.

Borussia Dortmund semakin kompetitif di Bundesliga

Kompetisi yang ada di skuad Dortmund juga mendorong mereka bangkit hingga membuat semua tim lawan cemas. Reaksi Marco Reus dan Achraf Hakimi yang marah saat digantikan dalam laga lawan Union Berlin membuktikan ketatnya persaingan tersebut.

Kedatangan Haaland dan Emre Can karuan meningkatkan semangat pemain lain untuk unjuk gigi dan tidak mau kalah. Kebijakan transfer klub di bursa artinya berhasil merubah wajah skuad yang ada.

Perubahan ini juga berdampak pada para suporter Dortmund yang berubah jadi optimis dari sebelumnya. Majalah olahraga Kicker bahkan memuji performa klub Bundesliga itu dengan tajuk ‘Awal dari tim penyerang’. Pihak klub sendiri tetap berusaha tenang dan tidak menjelaskan ambisi mereka musim ini.

CEO Hans-Joachim Watzke, Direktur manajer Michael Zorc dan Direktur olahraga Sebastian Kehl memilih diam dan menikmati perkembangan positif tim mereka. Sebaliknya, semua lawan Dortmund mencemaskan ancaman tim yang bagaikan baru bangkit dari kubur tersebut.