Borussia Dortmund dilaporkan tengah berada dalam tahap negosiasi lanjut untuk merekrut bek timnas Prancis, Benjamin Pavard. Pemain berusia 29 tahun itu disebut semakin dekat kembali ke Bundesliga, kompetisi yang membesarkan namanya bersama Stuttgart dan rival abadi Die Borussen, Bayern Munchen.
Langkah ini menjadi sinyal jelas bahwa Dortmund ingin memperkuat lini belakang dengan pemain berpengalaman Eropa menjelang musim baru. Pavard dinilai sebagai sosok yang memahami tuntutan kompetisi Liga Jerman, sekaligus membawa mental juara.
Marseille Punya Opsi, Tapi Persaingan Datang dari Jerman
Saat ini Pavard berstatus pinjaman di Marseille dari Inter Milan. Klub Ligue 1 itu memiliki opsi pembelian senilai 15 juta euro atau sekitar Rp255 miliar. Namun situasi terbaru menunjukkan masa depannya kemungkinan tidak berada di Velodrome maupun di San Siro.
Laporan yang beredar menyebut Pavard tidak akan memperpanjang masa tinggalnya di Prancis dan juga tidak masuk dalam rencana di Italia. Situasi tersebut membuka jalan bagi kembalinya sang bek ke Bundesliga, liga yang pertama kali mengangkat reputasinya ke panggung internasional.
Kembalinya Pavard ke Jerman bukan sekadar nostalgia. Dortmund melihat peluang untuk mendapatkan pemain dengan harga relatif terjangkau dibandingkan rekam jejak dan status internasionalnya sebagai juara dunia.
Pengalaman Bundesliga Jadi Daya Tarik Utama
Selama tujuh tahun berkarier di Jerman pada periode 2016 hingga 2023, Pavard mencatatkan 174 penampilan Bundesliga. Ia menyumbang sembilan gol dan tujuh assist, angka yang cukup signifikan untuk pemain bertahan.
Kemampuannya bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah membuatnya fleksibel secara taktik. Di Bayern, ia menjadi bagian penting dari tim yang mendominasi kompetisi domestik. Fleksibilitas inilah yang diyakini cocok dengan kebutuhan Dortmund dalam membangun struktur pertahanan yang lebih stabil.
Manajemen di Signal Iduna Park disebut ingin segera menuntaskan kesepakatan dengan perwakilan Pavard. Pembicaraan telah memasuki tahap lanjut, dan ada spekulasi pengumuman resmi bisa terjadi bahkan sebelum bursa transfer musim panas dibuka.
Pertaruhan yang Terukur untuk Mendekati Puncak
Di internal Dortmund, ada keyakinan bahwa Pavard dapat menghadirkan kepemimpinan serta pengalaman di momen-momen krusial, terutama ketika tim menghadapi tekanan dalam persaingan papan atas. Namun transfer ini tidak sepenuhnya tanpa risiko.
Performa Pavard dalam periode terakhir disebut tidak selalu berada di level tertinggi seperti saat masa puncaknya di Munich. Ada kesadaran bahwa keputusan ini mengandung unsur pertaruhan. Meski begitu, potensi keuntungan dinilai lebih besar daripada risikonya.
Bagi Dortmund, merekrut pemain yang memahami cara meraih Meisterschale merupakan bagian dari upaya memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen. Jika Pavard mampu kembali menemukan performa terbaiknya di lingkungan yang sudah dikenalnya, transfer ini bisa menjadi salah satu langkah paling cerdas pada musim panas nanti.

