Borussia Dortmund Ditahan Imbang Augsburg, Pelatih Ogah Salahkan Suporter

Peter Stoger, manajer Borussia Dortmund.
Peter Stoger, manajer Borussia Dortmund.

Peter Stoger tidak ingin menyalahkan para suporter Borussia Dortmund usai timnya ditahan imbang di kandang oleh klub Liga Jerman, Augsburg.

Borussia Dortmund gagal mempertahankan rekor kemenangan beruntun setelah bermain remis 1-1 versus Augsburg di Signal Iduna Park, Selasa (27/02) dini hari WIB tadi.

Marco Reus membawa tuan rumah unggul di menit 16 sehingga harapan bisa mencatatkan kemenangan beruntun di empat laga berada di depan mata. Sayangnya Kevin Danso mampu menempatkan namanya di papan skor di menit 75 sehingga Borussia Dortmund harus puas berbagi poin.

Laga ini bertepatan dengan aksi protes para suporter Borussia Dortmund, yang tidak suka dengan jadwal tanding Senin malam waktu setempat agar tidak bersaing dengan kompetisi Liga Inggris.

Advertisement

Peter Stoger bersikukuh tidak ingin melontarkan alasan minimnya keriuhan di Signal Iduna Park mampu memberikan dampak luar biasa kepada anak asuhnya sehingga hanya bisa bermain imbang.

“Saya tidak merasa bahwa setiap pemain ingin melakukan sesuatu yang lebih baik, baik di lini depan atau belakang. Hasil imbang ini pastinya tidak berhubungan dengan ketidakhadiran para suporter sebab itu hanya akan menjadi alasan murahan,” tutur Stoger.

“Saya sama sekali tidak mengerti. Segalanya akan lebih mudah andai kami bisa mencetak gol kedua. Saya tidak menyukai ini.”

“Kami tidak menuntut apa yang para pemain tidak bisa berikan. Akan tetapi kami hanya meminta mereka untuk lebih bertanggung jawab. Akan selalu ada seribu satu alasan, tapi Anda tidak perlu menggunakannya.”

“Saya tidak puas dengan jalannya pertandingan. Keinginan saya hanya berharap mampu mempertahankan keunggulan.”

Ucapan Peter Stoger ini diamini oleh Mario Gotze yang merasa Borussia Dortmund kehilangan semangat bermain. “Hasil akhir ini sangat mengesalkan. Jika Anda melihat rencana permainan, seharusnya hasil imbang ini tidak terjadi,” ucap Gotze pada Eurosport.

“Khususnya kala kami bertanding di kandang melawan Augsburg, dengan peluang untuk memperlebar jarak [dari semua tim di posisi enam besar]. Akan lebih indah andai saya bisa menjelaskannya secepat itu.”

“Kami hanya bisa sedikit menguasai bola, tidak bisa menembus lini pertahanan lawan dan kurang baik di area sayap. Khususnya di area bertahan lawan dan pressing yang dilakukan tidak sesuai seperti yang kami inginkan. Hasil imbang ini sepenuhnya tidak memuaskan.”