Borussia Dortmund Tidak Yakin RB Leipzig Kena Krisis

Peter Stoger yang tak yakin kubu Leipzig lagi kritis.
Peter Stoger yang tak yakin kubu Leipzig lagi kritis.

Bos Borussia Dortmund Peter Stoger tidak ingin jumawa dengan menganggap remeh RB Leipzig kala keduanya akan bersua di Red Bull Arena dalam Liga Jerman.

Kedua kesebelasan akan bertarung pada Minggu (04/03) dini hari WIB nanti, di mana BVB datang sebagai pengisi posisi kedua klasemen.

Sedangkan skuat Ralph Hasenhuttl mengalami penurunan posisi di papan klasemen dibanding musim lalu serta kalah di tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi sehingga diyakini sedang diterpa krisis.

Akan tetapi Peter Stoger membantah adanya krisis yang menerpa RB Leipzig dan meminta publik untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan.

Advertisement

“Apa yang saya bicarakan ini. Pekan sebelulmnya Leipzig bertanding di Napoli. Pertandingannya berjalan sangat baik dan jelas orang-orang merayakannya,” tutur Stoger pada konferensi pers.

“Sekarang, satu pekan lebih, mereka mengalami ‘krisis’. Ini maksud saya dengan faktor waktu.”

“Itu lah pertanyaan-pertanyaannya, tapi Anda harus berhati-hati kala menilai mereka. Ada beberapa pertandingan [yang menjadi penilaian]. Ada banyak alasan kenapa mereka tidak meraih hasil maksimal.”

“Saya tidak melihat adanya krisis. Tapi saya menyadari adanya diskusi perihal performa Leipzig. Ini lah diskusi-diskusi yang saya bicarakan. Anda harus menghadapi mereka [sebagai seorang pelatih].”

“Ini sudah menjadi tugas utama seorang manajer atau pelatih. Anda tidak perlu menyerap segalanya, sebab Anda hanya perlu menangani apa yang terpenting saja.”

“Setelahnya Anda harus mencari cara bagi tim Anda untuk membuat perbedaan atau bermain lebih baik lagi. Sebetulnya saya tidak melihat adanya krisis di tubuh Leipzig.”

“Di akhirnya, ada beberapa hal yang membuat Leipzig tetap berdiri teguh, yaitu kualitas pelatihnya, stadion dan para pemainnya.”

“Saya harus mengakui bahwa tim tersebut mampu menancapkan dirinya di posisi teratas Bundesliga dalam dua tahun terakhir dengan alasan yang baik. Oleh karenanya kami harus mewaspadai [kekuatan Leipzig].”